UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Usut Proyek Pemeliharaan Terminal Dishub yang Sarat KKN


BANDUNG, (WN)

Peningkatan pelayanan terminal salah satunya yaitu pemeliharaan kebersihan lingkungan terminal dan merupakan prasarana transportasi angkutan umum yang sangat dibutuhkan khususnya Kota Bandung sebagai kota jasa yang bermartabat diperlukan yang aman, nyaman, bersih dan rapih.

Akan tetapi kenyataan dilapangan saat Warta Nasional di salah satu Terminal Leuwi Panjang, Jalan Soekarno Hatta, marak PKL (Pedagang Kaki Lima) dan tumbuhnya rumput liar yang tidak terawat beraorama tidak sedap dan adanya tunawisma yang tidur di sembarang tempat.

Dalam pemberitaan edisi 185 tanggal 4 Februari 2012, anggaran APBD tahun 2012 digelontorkan ratusan juta untuk proyek pemeliharaan terminal. Yaitu Pemeliharaan Terminal Leuwi Panjang satu paket sebesar Rp.315.000.000,-, Pemeliharaan Sub Terminal Sadang Serang satu paket sebesar Rp.97.500.000,-, Sub Terminal Tegallega satu paket Rp.92.500.000,-, Sub Terminal St. Hall satu paket Rp.97.000.000,- serta Sub Terminal Ujung Berung satu paket Rp.97.500.000,-.

Dari kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan terminal dan sub terminal, Warta Nasional mengonfirmasikan kepada Kabid Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yayan Heryana, selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) mengenai pemeliharaan Dishub Terminal Ujung Berung dengan memakan anggaran Rp. 97.500.000,-, hasil temuan dilapangan tidak ada yang istimewa dalam pengerjaan pengecatan yang asal-asalan, masa sih, dengan ukuran kantor tipe 21/90 diduga telah terjadi penggelembungan anggaran.

Akan tetapi, H. Yayan Heryana mengatakan, itu tidak benar dan tidak ada penggelembungan anggaran dan sudah sesuai dengan RAB dan saya pribadi selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) siap diperiksa dan dipanggil pihak kejaksaan, Tipikor Polda Jabar untuk mempertanggungjawabkannya. Saya paling tidak suka difitnah apalagi dalam pemberitaan (edisi yang lalu), ujarnya dengan nada setengah emosi.

Ketika saat dijumpai wartawan di kantor Dishub Kota Bandung yang bukan di ruang kerjanya. Koordinator Lembaga Advokasi Hukum dan HAM Lian, sangat nyakin proyek tersebut ada pengelembungan anggaran. Untuk membuktikannya, kami meminta pihak kejaksaan mengusut proyek pemeliharaan terminal yang diduga adanya penggelembungan harga (mark up), adalah salah satu perbuatan yang mengakibatkan terjadinya tindak pidana pada pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, apalagi mengurangi kuantitas dan/atau kualitas, tegasnya. (P. Marbun)

Iklan

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: