Pengadaan Mobil Kepala Desa Berpotensi di Markup


Pengadaan Mobil Kepala Desa Berpotensi di Markup

Karawang, Jayapos News

Pengadaan kenderaan roda empat Nissan Evalia sebanyak 309 unit dengan Pagu per unit kendaraan Rp. 135.000.000 atau 309 x 135.000.000 = Rp. 4,44 milyar, untuk dipakai Kepala Desa di Kabupaten Karawang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012 dinilai mengarah kepada penghamburan keuangan negara sebesar Rp. 2.142.606.000.

Pasalnya, berdasarkan data yang terpublis di LKPP Harga OTR untuk wilayah jual Karawang harga sebenarnya Per 31 Desember 2012, adalah Nissan Evalia adalah sebesar Rp. 134.000.000, sehingga 309 x 134.000.000 = Rp. 41.406.000.000,.

”Jika Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang masih tetap bersikuku melanjutkan pengadaan kenderaan ini, kami akan melaporkan kepada pihak penegak hukum, ujar Wakil Ketua Investigasi Fakta Konstitusi (Infasi), FN Simanjutak kepada Jayapos News.

”Kendaraan tersebut akan dipinjampakaikan kepada Pemerintah Desa sebagai kendaraan operasional. Diantara spesifikasi kendaraan tersebut adalah kendaraan berwarna putih, kursi belakang face to face (berhadap-hadapan), dan teraapt logo Pemerintah daerah Kabupaten Karawang.

Dalam pelaksanaannya, terdapat 2 ATPM yang memasukan dokumen untuk dilakukan kajian, negosiasi harga, dan lainnya, yaitu PT Astra Daihatsu Motor dengan produk Daihatsu Grand Max dan PT Indomobil dengan produk Suzuki APV dan Nissan Evalia, ujarnya.

Setelah melalui kajian yang dilakukan oleh tim kecil yang dikoordinir Asda III, Kepala Pengendalian Program, Kabag Umum dan Perlengkapan, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, Kabid Anggaran, dan Kabid Pemerintah Desa, terpilihlah ATPM PT Indomobil dengan produk Nissan Evalia.

Menurut Kabag Umum dan Perlengkapan, pertimbangan memilih Nissan Evalia, karena kendaraan ini paling siap memenuhi syarat yang diajukan Tim Kecil Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Karawang. Diantaranya, dicat langsung logo Pemkab Karawang. Sementara produk lainnya yaitu Daihatsu Grand Max dan Suzuki APV belum memberikan kesanggupan, terutama pengadaan sampai 309 unit sekaligus. Karena semua harus sudah diterima pemkab Desember atau sebelum berakhirnya tahun anggaran 2012. (mn)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s