UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Direktur PJT II Akui 230 Perusahaan Cemari Citarum


Direktur PJT II Akui 230 Perusahaan Cemari Citarum

Purwakarta, Pelita RAKYAT

Direktur Pengelolaan Air Perum Jasa Tirta (PJT) II Herman Idrus membenarkan sedikitnya 230 perusahaan di sekitar aliran Sungai Citarum diduga mencemari sungai. “Jumlah itu berdasarkan temuan tim monitoring PJT II di sepanjang Daerah Aliran Sungai Citarum dari hulu di Gunung Wayang, Kabupaten Bandung, hingga hilir di Laut Jawa di perbatasan Kabupaten Karawang dan Bekasi”, ujar herman kepada sejumlah wartawan, Rabu (4/7) di Purwakarta.

Herman menambahkan, kualitas air di sebagian besar dari 34 titik pantau menunjukkan bahwa air mengandung chemical oxygen demand melebihi ambang baku mutu. Kondisi itu berpotensi menimbulkan berbagai penyakit. “Sebanyak 230 perusahaan itu yang kebetulan terpantau oleh tim monitoring. Ada kemungkinan jumlahnya lebih besar lagi. Temuan itu telah kami sampaikan ke instansi berwenang, seperti badan pengelola lingkungan hidup, baik tingkat provinsi, kota dan kabupaten, maupun pusat untuk ditindaklanjuti,” tutur Herman.

Hasil evaluasi pemantauan kualitas air oleh PJT II, ditemukan zat kimia seperti Zn, Fe, NH3-N, NO2N, H2S, dan Mn. “Limbah organik dan anorganik dari rumah tangga juga tak kalah jumlahnya. Sungai Citarum sudah tak mampu lagi menopang aktivitas manusia di atasnya,” kata Herman.

70 PERSEN AIR IRIGASI HILANG

PJT II Jatiluhur mengeklaim kehilangan (lost) air irigasi sampai 70 persen. Air yang hilang tersebut, sebagian besar akibat rembesan (kebocoran) dan penguapan. Karena itu, sangat wajar bila di musim kemarau ini suplai air dari hulu ke hilir kurang.

Direktur Pengelolaan Air PJT II Jatiluhur, Herman Idrus, mengatakan, tak hanya di saluran irigasi, kehilangan air juga terjadi di petakan sawah. Bahkan, saat musim kemarau ini potensi lost sangat tinggi ketimbang pemanfaatan airnya. Perbandingannya, 70 persen air hilang dan 30 persen bisa dimanfaatkan oleh tanaman padi. “Untuk itu, perlu pemikiran bijak petani untuk menggunakan air,” kata Herman.

Untuk menyiasati supaya tidak banyak air yang hilang, pihaknya melakukan cara penghematan kebutuhan air. Herman mencontohkan, petani bisa mengurangi volume air yang masuk ke petakan sawah. Biasanya, air yang menggenangi sawah sekitar 17 sentimeter, maka saat ini harus dikurangi.

Bahkan, kata dia, disarankan untuk dikeringkan. Maksudnya, tingkat kebasahan tanahnya sedikit saja alias sebatas gembur. Dengan penghematan ini, maka airnya hilang bisa dikurangi. Tak hanya itu, air tersebut bisa diberikan kepada petani lainnya yang hendak mengolah sawah.

Bagi PJT II sebagai operator air, lanjut Herman, langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menghemat air dengan cara menggilir air. Seperti, untuk kebutuhan golongan air satu dijadwalkan airnya hanya sebulan setelah itu dihentikan. Kemudian, dialihkan ke golongan selanjutnya. Sampai seluruh golongan bisa menikmati air.

“Cara tersebut, sangat efektif untuk menekan kehilangan air. Sehingga, semua petani bisa kebagian air saat kemarau,” jelasnya.

Sebenarnya, kata Herman, pasokan air yang digelontorkan PJT II sudah sesuai dengan kebutuhan. Bahkan, saat kemarau ini volumenya ditambah. Air yang digelontorkan mencapai 187 meter kubik per detik. Dengan rincian, yang digelontorkan ke Tarum Timur sebanyak 55 meter kubik per detik. Ke Tarum Barat 51 meter kubik per detik. Sisanya, 81 meter kubik per detik digelontorkan ke Tarum Tengah.

Aliran air melalui Tarum Timur, untuk keperluan irigasi di wilayah Subang dan Indramayu. Tarum Barat, untuk kepentingan air baku dan irigasi (pertanian) di Bekasi dan Jakarta. Sedangkan Tarum Utara, khusus untuk keperluan irigasi Karawang dan sedikit di wilayah Subang. (son/al/dins/JG)

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: