Kasus Korupsi Jembatan Cikao Ditingkatkan ke Penyidikan


Purwakarta, Pelita RAKYAT
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat telah meningkatkan status penyelidikan ke tingkat penyidikan, terkait dugaan korupsi dalam pembangunan jembatan Cikao, Kabupaten Purwakarta yang merugikan keuangan daerah kurang lebih Rp 2 miliar.

“Saat ini kami telah meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jembatan Cikao di Kabupaten Purwakarta,” kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Barat, Fadil Zumhanna, Rabu (2/11).

Fadil menambahkan, nilai projek pembangunan jembatan tersebut senilai Rp 4,038 miliar. Sedangkan proyek pembangunan jembatan tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Purwakarta tahun anggaran 2009-2010.

Ia menjelaskan, peningkatan status tersebut tergolong cepat. Pasalnya bersifat kasat mata dan tidak sulit untuk dibuktikan, hal ini berbeda dengan pengungkapan bansos yang tidak terlihat, tapi duitnya banyak. Karena bansos bukan merupakan proyek fisik, melainkan projek kasih sayang. Oleh karena itu sulit untuk ditingkatkan ke penyidikan.

Kejati Jabar dalam waktu dekat ini segera menetapkan para tersangka dalam kasus proyek jembatan Cikao ini. Penetapan tersangka berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangannya terkait proyek tersebut.

“Insyaallah dalam waktu dekat ini, kejaksaan sudah bisa menetapkan tersangka pada kasus tersebut berdasarkan saksi dan alat bukti. Saya menganggap pengungkapan kasus ini harus cepat dilakukan, tidak boleh ditunda-tunda,” katanya.

Kejati Jabar telah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPKP) Jawa Barat. Sebab, BPKP merupakan lembaga yang mempunyai kewenangan dalam hal penghitungan kerugian keuangan negara. (son)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

1 thought on “Kasus Korupsi Jembatan Cikao Ditingkatkan ke Penyidikan”

  1. Kasus jembatan cikao purwakarta bisa diselesaikan tergantung ada keinginan / niat aparat untuk menyelesaikannya,kalau mau nunggu bukti2 yang syah tinggal di cross check dgn LHP BPK .Masalahnya purwakarta dari awalnya penanganan tipikor nya terkesan dugaan banyak rekayasa .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s