Sekda Pesawaran Diperiksa Terkait Korupsi DAK Rp3 Miliar


Lampung – Penyidikan kasus dugaan penyimpangan dana alokasi khusus (DAK) dalam proyek pengadaan buku dan alat peraga SD dan SMP Kabupaten Pesawaran Tahun 2010 sekitar Rp3 miliar terus berjalan. Kali ini, Sekda Pesawaran Kusuma Dewangsa diperiksa Dirkrimsus Polda Lampung.

Sekda Kabupaten Pesawaran Kusuma Dewangsa memenuhi panggilan Tim penyidik Tipikor Polda Lampung, Senin (11/6), untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kusuma mengatakan kedatangannya di Polda Lampung hanya memenuhi pagilan tim penyidik untuk memberikan keterangan sekitar DAK, di Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran tahun 2010 lalu.

“Tim penyidik memberikan tujuh pertanyaan seputar keterangan tentang pengadaan buku dan alat peraga disekolah dasar (SD) dan sekolah menengah atas (SMA), di Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Lampung AKB Sulityaningsih menjelaskan pemanggilan Sekda Kabupaten Pesawaran, ke Polda Lampung, untuk memberikan keterangan tentang adanya dugaan penyimpangan DAK. Tim penyidik Tipikor Polda Lampung masih melakukan penyidikan dan mengumpulkan keterangan saksi.

“Untuk sementara, tujuh pertanyaan telah dilayangkan kepada saksi saat dimintai keterangan di Direktorat Krimsus Polda Lampung, terkait dugaan penyimpangan dana alokasi khusus Kabupaten Pesawaran tahun 2010 lalu. Mengenai kelanjutannya dia masih menunggu hasil dari Tim penyidik Dirkrimsus Polda Lampung, dalam mengungkap perkara itu,” ungkap Sulistyaningsih.

Sulityaningsih meyakini ada penyimpangan (korupsi) pada proyek pengadaan buku dan alat peraga SD dan SMP Kabupaten Pesawaran Tahun 2010. Ia masih enggan menjelaskan indikasi penyimpangan secara rinci. Namun,, kepolisian daerah Lampung, lagi-lagi memastikan, tidak akan lama lagi akan muncul nama-nama calon tersangka.

“Ini sedang kita lakukan penyelidikan mendalam dalam perkara satu ini. Yakinlah teman-teman media, bahwa polisi tidak akan main-main dalam memeroses setiap pengaduan atau perkara yang masuk,” ujarnya.

Kasus penyimpangan tersebut diduga melibatkan Dodi Anugrah, Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Kabupaten Pesawaran. Seperti diketahui, Dodi merupakan adik kandung Bupati Pesawaran Aries Sandi dan juga anak Bupati Kabupaten Tulang Bawang, Abdurachman Syarbini.

Dodi telah dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus ini.

Penyidik dalam perkara dugaan penyimpangan DAK Pesawaran sudah meningkatkan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan.

“Sampai hari ini penyidik Polda sudah periksa sekitar 18 saksi baik dari kepala sekolah maupun pihak-pihak yang mengetahui proyek ini,” ujar Sulistyangingsih.

Tidak tertutup kemungkinan, kata dia, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangkanya.

“Sampai saat ini kami masih menunggu hasil audit BPKP, tapi penyidik memiliki bukti kuat kalau perkara ini ada penyimpangan,” imbuhnya.

Penyidik perkara dugaan penyimpangan DAK Pesawaran khususnya proyek pengadaan buku dan alat peraga tahun 2010 sudah memeriksa orang-orang yang diduga kuat sangat mengerti dan mengetahui perara ini. “Baik dari kepala sekolah maupun pihak-pihak yang terlibat dalam proyek ini,” kata Sulis lagi.

Perkara yang ditangani Polda sejak 2010 memang terkesan sedikit lamban. Banyak pihak menduga jika kasus ini tidak begitu serius ditangani, sebab banyak pihak yang berkepentingan dalam perkara ini.

Dugaan ini langsung ditepis Kabid Humas Polda Lampung. Menurutnya, polisi tidak akan mau bermain-main dalam setiap perkara. “Kita lihat saja, ndak usah menduga-duga,” pungkasnya. (mi/SON)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s