PPDB Jalur Mandiri Rawan Pungli


Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Koalisi Masyarakat Peduli Pendidikan (KMPP) Malang, Jawa Timur, menyatakan, telah menerima 125 pengaduan terkait dugaan pungutan liar dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur mandiri di beberapa sekolah di Kota Malang. Rencananya, aduan masyarakat ini akan disampaikan kepada DPRD Kota Malang, Kamis (21/6/2012). Akan tetapi, rencana tersebut gagal, karena tak ada satu pun wakil rakyat yang berhasil ditemui.

“Kami hanya mau menyampaikan bahwa tegas menolak PPDB jalur mandiri karena sangat diskriminatif dan rawan terjadi transaksional. Rawan pembelian bangku bagi siswa baru,” kata Juru Bicara KMPP Malang Muhammad Amrullah, Kamis (21/6/2012).

Jalur mandiri, jelas Amrullah, telah mengesampingkan golongan tak mampu. Ratusan laporan dugaan pungli yang diterima KMPP tercatat sejak 21 Mei 2012. Beberapa laporan menyebutkan, antara lain, menyangkut jual beli seragam yang dimotori sekolah, uang SPP, asuransi, Sumbangan PMI, serta iuran OSIS di sekolah terkait.

“Jika seragam dikoordinir oleh sekolah, harganya bisa dua kali lipat dari harga pasar. Hal itu jelas memberatkan wali murid yang tidak mampu,” katanya.

Seharusnya, kata Amrullah, iuran-iuran tersebut, seharusnya dibahas terlebih dahulu bersama orangtua siswa, sehingga tak ada kesan pemaksaan.

“Karena itu, kami (KMPP Malang), mendesak Dinas Pendidikan Kota Malang segera menjamin pendidikan dasar secara gratis. Komisi D Kota Malang juga diminta tegas melarang praktik jual beli bangku, dan Dewan harus mengawasi dan bersikap tegas,” ujarnya.

Selain itu, penegak hukum juga diharapkan turut andil dalam mengusut pungutan liar di beberapa sekolah tersebut. “Di Kota Malang sebagai kota pendidikan, tapi masih menindas warga kecil yang punya anak ingin sekolah,” kata Amrullah.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Christea Frisdiantara, yang dihubungi secara terpisah oleh Kompas.com, untuk di konfirmasi terkait tuntutan KMPP, belum memberikan tanggapan.

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s