UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Puluhan Warga Segel Kantor Desa


REALISASI RLH TAK TEPAT SASARAN

Puluhan Warga Segel Kantor Desa

 

Selat Panjang, Pelita RAKYAT

Terkait adanya dugaan Pengalokasian Rumah Layak Huni (RLH) tidak tepat sasaran yang terjadi di Desa Mengkopot, akhirnya berbutut panjang. Sedikitnya empat puluhan masyarakat Desa Mengkopot melakukan penyegelan terhadap kantor Kepala Desa, Rabu (6/6) kemarin. Pasalnya masyarakat merasa Kades melakukan pengalihan RLH tersebut.

 

Nawir Maulana mengatakan, penyegelan yang dilakukannya bersama puluhan masyarakat lainnya dikeranakan permasalahan realisasi RLH di Desa Mengkopot belum juga tuntas. Hal itu diperparah dari peruntukan RLH itu bukan dari data yang telah disetujui oleh Pusat untuk dibantu di Desa Mengkopot, tetapi dialihkan oleh Kades ke masyarakat lainnya.

 

“Sebagai masyarakat wajar saja kami meras kurang puas. Hingga kini persoalan itu belum juga tuntas. Dalam penyelesaian ini, kami menilai Kades tidak berfungsi dan menjalankan tugasnya dengan baik. Sehingga terpaksa kami menyegel kantor Desa. Peyegelan ini akan kami lakukan sampai persoalan ini (Realisasi RLH) betul-etul tuntas,” ungkap Nawir.

 

Sementara itu, Abdul Wahab menyebutkan bahwa penyegelan yang dilakukannya bersama puluhan masyarakat lainnya dilakukan lebih kurang pukul 09.00 wib. Dalam hal ini diakuinya mereka tidak melakukan pengrusakan terhadap kantor Desa karena bagaimanapun kantor desa tersebut juga miliki kami, milik masyarakat Desa Mengkopot yang perlu sama-sama dijaga bukan untuk dirusak.

 

“Gerakan ini kami lakukan atas nama masyarakat yang nama-namanya tercantum dalam pengajuan RLH ke Disosnaker, diitambah dengan warga lainnya. Jumlah masyarakat yang melakukan penyegelan sekitar 40-an orang,” kata Abdul Wahab menambahkan. Ia juga menyebutkan bahwa penyegelan dilakukan dengan memalang pintu kantor Desa dengan kayu papan bertanda silang.

Kepala Desa Mengkopot, Azman saat dikontak wartawan, Rabu (6/6) kemarin mengakui bahwa dirinya saat ini masih berada di Pekanbaru. Namun begitu ia belum memastikan terhadap informasi penyegelan kantornya. “Saya belum tahu jelas bentuk penyegelannya, sekarang saya di Pekanbaru mengantar orang tua berobat,” ujarnya singkat.

 

Sekdes Mengkopot, Mustafa saat ditemui di Selatpanjang mengakui sekaligus mengatakan bahwa setelah mendapatkan informasi terhadap penyegelan kantor Desa Mengkopot langsung mengontak aparatur di Kantor Desa. Untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk, Sekdes langsung mengambil kebijakan untuk meminta para pegawai kantor Desa pulang.

 

“Saya baru dapat informasi dari kampung (Desa Mengkopot) bahwa kantor kami di segel. Kebetulan pukul 05.00 wib saya berangkat ke Kota Selatpanjang. Setelah mengetahui adanya penyegelan itu, maka saya langsung menyuruh seluruh staf di kantor Desa pulang. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Mustafa. (Rahmat)

 

 

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: