UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Pelihara Kolam Ditegah Kota, Kinerja Kadis PU Dikritik


Pelihara Kolam Ditegah Kota, Kinerja Kadis PU Dikritik

 

Karimun, Pelita RAKYAT

Kinerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kabupaten Karimun, Ir Abu Bakar MT, terus menuai kritik terkait pembiaran jalan rusak dan berlubang-lubang di sejumlah pusat kota Tanjung Balai, ibu kota Kabupaten Karimun. 

 

Selain akses jalan dari dan menuju pusat kota Tg Balai Karimun, jalan Kapling, jalan alternatif melalui Pelipit/Sei Lakam, persisnya diantara lapangan bola kaki Pelipit dan Pondok AG kondisinya juga dibiarkan Kepala Dinas Abu Bakar selalu banjir menenggelamkan jalan saat musim hujan sehingga para pengguna jalan kesulitan.

 

“Apakah Kepala Dinas Abu Bakar selalu mengantuk sehingga tidak melihat jalan yang rusak dan berlubang. Mustahil Kepala Dinas maupun pegawai Pemkab Karimun tidak melihat kolam ditegah jalan yang rusak parah dan berlobang, mereka selalu melintas menggunakan akses jalan diseputaran jantung kota”, kritik sejumlah warga, diantaranya, Safrizal Effendi SH yang disampaikan kepada Pelita RAKYAT.

 

Dikatakan mereka apakah karena Kepala Dinas PU Ir Abu Bakar MT terlalu sibuk mengurus Royek yang lebih besar memberi keuntungan menjanjikan, sehingga sengaja membiarkan jalan di pusat kota,?. Warga berharap perbaikan sarana jalan dijantung kota Tg Balai Kabupaten Karimun. Namun hingga berita ini dimuat, belum ada tanda tanda untuk diperbaiki dan akhirnya menuai kritik warga.

 

Selain Kepala Dinas PU, warga juga menuding Pemkab Karimun dan jajaran SKPD-nya  diduga tertidur lelap karena memeras energi menghitung anggaran alias keuntungan hasil kolaborasi dengan pejabat tertentu sehingga lupa memperbaiki kondisi jalan yang ruak dan berlubang walaupun hampir saja mereka selalu melintas menggunakan akses jalan itu setiap hari.

 

Seperti diungkapkan mereka, bahwa Pemerintah sudah memiliki  program dan plening kerja sesuai skejul, tetapi suatu hal yang mungkin terlupakan yaitu mengenai kondisi jalan dijantung kota sebagai sarana alternatif untuk pasokan pajak dan retribusi daerah dari berbagai sektor  riil terutama parawisata belum diakomodir sepenuhnya oleh mereka.

 

Safrizal Effendi SH, salah seorang warga lainnya mengatakan, selama ini para wisatawan yang berkunjung ke Tg Balai Karimun, baik domestik maupun mancanegara cukup menggembirakan walaupun kondisi jalan dalam keadaan rusak dan berlubang. Kalau jalan dijantung kota sudah diperbaiki tentu dengan sendirinya akan mengundang wisatawan yang berkunjung ke Karimun kota ber-Azam ini lebih banyak lagi dan akhirnya mampu memberi pasokan daerah  sebesar-besarnya sekaligus untuk meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat, ujar Safrizal.

 

Menurut Safrizal, secara kasat mata saya melihat dari tahun ketahun Pemkab Karimun dengan program pembangunan sarana dan prasarana terutama infrastruktur jalan dengan dana APBD selalu diprioritaskan diluar kota sehingga pembangunan/perbaikan kondisi jalan dijantung kota semacam, diabaikan dan terlupakan. Yang namanya jalan protokol itukan dipusat kota, ya tentunya itu dulu donk diperbaiki baru berlanjut keluar, imbuh Safrizal.

 

Dikatakan Sayrizal, Karimun termasuk dalam kawasan FTZ selain Bintan dan Batam sehingga sewaktu-waktu pejabat negara dan daerah yang datang ke Kabupaten Karimun dalam rangka tugas dan kunjungan lainnya, akan menggunakan akses jalan protokol di pusat kota bukan dari sudut lain.

 

Demikian juga dengan kunjungan wisatawan baik domestik maupun manca negara seperti Singapore, Malaysia selaku negara tetangga yang berkunjung ke Karimun tentunya melalui pelabuhan International dan yang pertama mereka lalui adalah jalan protokol dipusat kota. Apakah kita tidak malu dengan kondisi jalan seperti ini ?, bebernya mengeritik tanpa tedensi memberi suport moral untuk membangun.  

 

Melihat kondisi pembangunan dipusat kota, animo masyarakat seolah-olah Pemkab Karimun dalam menetapkan program dan kebijakan semacam ada pilih kasih.  Kita tidak iri melihat kebijakan Pemda Karimun tetapi selaku warga perlu kami beri masukan dalam bentuk input positif agar Pemerintah mengambil kebijakan, harus dimulai dari apa yang terlihat didepan mata baru keluar (Bukan sebaliknya).

 

Selain akses jalan dari dan menuju pusat kota Tg Balai Karimun melalui jalan Kapling, juga warga selalu menggunakan jalan alternatif melalui pelipit/sei lakam namun kondisinya selalu banjir menenggelamkan jalan itu saat musim hujan sehingga para pengguna jalan itu selalu mengalami kesulitan. Betapa tidak, karena pada musim huja tiba, kondisi jalan itu (persisnya  diantara lapangan bola kaki pelipit dan pondok AG) menjadi banjir.

 

“Bagaimana tidak tenggelam sementara parit/longkang diseputaran ini tidak pernah diperbaiki dan akhirnya buntuh sehingga apabila musim hujan tiba, paritnya tersembat dan akhirnya terjadi banjir”. Untuk itu ungkap Atong, selaku warga saya mengusulkan jalan ini agar kedepan tidak terjadi banjir dan menyulitkan warga yang melintas disana, pinta Atong.

 

Masih menurut dia, karena jalan ini sebagai alternatif dan rentang kendali, selalu digunakan masyarakat dan pejabat serta pegawai dari dan menuju kantornya dijalan poros seputaran. Selain hampir setiap hari jalan ini selalu digunakan sopir ambulance (RSUD), maka diimbau kepada Dinas PU dan Pemkab Karimun untuk memperbaiki jalan itu sebelum menelan korban. Tambah  Atong (M.Mansyur Witak)

 

 

 

 

 

 

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: