Pegawai Hotel Putri Gunung Lembang Divonis 6,5 Tahun


Pegawai Hotel Putri Gunung Lembang Divonis 6,5 Tahun

 

Bandung, Pelita RAKTAT

Page Content

Terdakwa perkara pencucian uang (money laundry) Deden Bahtiar divonis 6 tahun 6 bulan penjara. Chip Accounting Hotel Putri Gunung Lembang ini terbukti bersalah menggelapkan uang senilai Rp4,9 miliar.

 

Dia dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindak pencucian uang dengan tak mengembalikan sisa pembayaran pajak hotel dan restoran senilai Rp 4,9 miliar dan menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi berupa usaha rental dan travel.

Selain diganjar hukuman penjara terdakwa juga harus membayar denda Rp150 juta. Dalam persidangan di ruang sidang VI Pengadilan Negeri Bandung, terdakwa terbukti menggelapkan uang untuk kepentingan pribadinnya yakni untuk usaha rental dan travel.

 

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan dan pencucian uang. Mengadili hukuman selama 6 tahun enam bulan denda Rp150 juta subsider 2 bulan,” kata Ketua Majelis Hakim, Edison saat membacakan amar putusan.

 

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Fauzan, terdakwa melanggar undang-undang pencucian uang. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan, dibanding tuntutan JPU selama 9 tahun penjara dan denda Rp200 juta.

“Dia terbukti atas dakwaan kumulatif pasal 378 KUHP dan UU No 8 tahun 2010 pasal 77 tentang pencucian uang,” ujar Fauzan.

 

Menurut Fauzan, uang yang dipergunakan terdakwa merupakan dana hotel untuk pembayaran pajak ppn, hotel dan restoran. “Pihak hotel telah memberikan uang sejumlah Rp9 miliar kepadanya melewati kasir,” tutur dia.

 

Kemudian, lanjut Fauzan, pihak hotel mengendus aksi nakalnya tesebut berawal dari dugaan ketidakberesan soal keuangan di hotel tersebut. “Setelah dilakukan pemeriksaan serta crosscek, ternyata ada selisih yang harus dikembalikan akan tetapi malah tidak dikembalikan,” jelas dia.

 

Aksinya tersebut dilakukan terdakwa pada tahun 2000 hingga 2011. Sehingga selisih pajak pertahun yang diterimannya cukup besar. “Terdakwa telah memasukan bon yang bukan seharusnya, dimana bon tersebut bukan kewajiban dari hotel untuk membayarnya,” tandasnya. (Toni/Joni/red)

 

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s