Dua PNS Sumedang Diancam 20 Tahun Penjara


Dua PNS Sumedang Diancam 20 Tahun Penjara

 

Bandung, Pelita RAKYAT

Agus Tata H dan Suhaya terancam 20 tahun penjara. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sumedang itu didakwa telah menyelewengkan dana alat kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Sumedang yang merugikan negara Rp2,43 miliar.

 

Sidang perdana perkara tersebut digelar di ruang dua Pengadilan Tipikor Bandung pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Rabu (13/6). Kedua terdakwa secara bergiliran mendengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan berkas dakwaan.

 

Dalam berkas dakwaannya, koordinator JPU yakni Suroto Supena menilai perbuatan terdakwa telah bertentangan dengan Keputusan Presiden (Kepres). Mereka telah melakukan rekayasa dalam melelang alat kedokteran di RSU Sumedang.

 

Keduanya didakwa dengan pasal berlapis yakni melanggar pasal 2 dan pasal 1 jo pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo UU 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999. “Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” kata JPU.

 

Menurut JPU, awal kasus ini berdasarkan laporan dari masyarakat tentang pengadaan alat kedokteran tahun anggaran 2010. Dalam laporan disebutkan, RSU Sumedang telah memenangkan PT DM sebagai pemasok alat kesehatan berupa lampu operasi.

 

Harga lampu operasi itu sendiri dalam lelang yang dimenangkan PT DM, ditawarkan Rp650 juta. Sementara PT DM mendapat pasokan lampu operasi itu dari salah satu perusahaan lain bernama PT RN dengan harga hanya Rp200 juta. Dengan demikian, terdapat selisih Rp450 juta untuk lampu operasi di RSU Sumedang tersebut.”Saat itu terdakwa menjadi ketua panitia lelang proyek pengadaan alat kesehatan yang menunjuk panitia lelang ke PT DM,” kata JPU.

 

Selain menjerat dua PNS, dua pemborong juga turut serta diadili dengan agenda sidang dakwaan. Majelis hakim Sumantono mempersilakan kepada para terdakwa untuk mengajukan eksepsi atau tanggapan mengenai dakwaan JPU pada Rabu 20 Juni mendatang. Atas perbuatannya, para terdakwa saat ini mendekam di rumah tahanan Kebonwaru, Kota Bandung. (Toni/Joni/Red)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s