UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Andi Mallarangeng Diminta Mundur


Andi Mallarangeng Diminta Mundur

Jakarta, Pelita RAKYAT
Sejumlah bangunan di Bukit Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, amblas. Kejadian itu menambah deretan kasus korupsi di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat Ruhut Sitompul meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mundur. Ini berlaku bagi semua kader Partai Demokrat yang diduga terlibat masalah hukum.

“Saya mohon, jangan setelah disuruh mundur, baru mundur. Itu berimbas negatif kepada partai. Alangkah baik secara jantan dan legowo mengundurkan diri sebelum disuruh mundur,” kata Ruhut di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (31/5). Ia menjawab pertanyaan wartawan yang menanyakan apakah Andi Mallarangeng perlu mundur dari kursi menteri.

Menurut Ruhut, sejumlah kader Partai Demokrat diduga terlibat kasus korupsi di Badan Anggaran, Wisma Atlet dan proyek Hambalang. “Sebenarnya yang tahu Tuhan dan kader-kader tersebut,” kata Ruhut tanpa menyebut nama-nama kader Partai Demokrat.

Sejumlah kader Partai Demokrat diduga tersangkut masalah suap dan korupsi kasus di Badan Anggaran DPR, Wisma Atlet dan Hambalang. Mereka adalah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, mantan Wakil Sekjen Demokrat Angelina Sondakh, Sekretaris Dewan Pembina Demokrat Andi Mallaranggeng, mantan Wakil Ketua Badan Anggaran Mirwan Amir dan Mantan Ketua Komisi X DPR Mahyudin.
Sementara itu, anggota DPR RI, Dedi Gumelar, menganggap Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng tidak menunjukkan partisipasinya dalam menyelesaikan sejumlah masalah di proyek kompleks olahraga di Hambalang. Hal itu disampaikan Dedi terkait ketidakhadiran Andi dalam rapat Panja Hambalang di Komisi X DPR, beberapa waktu lalu. Andi diwakilkan oleh Sesmenpora Yuli Mumpuni dan Deputi Kemitraan dan Harmonisasi Prasarana Kemenpora, Lalu Wildan, dalam rapat tersebut.

Sebelumnya, Rabu pagi, Andi juga tidak mengikuti kegiatan kementeriannya, yang mengadakan kunjungan ke area proyek kompleks olahraga di Hambalang, Bogor, bersama wartawan. Ia hanya menyempatkan diri untuk hadir saat jumpa pers sebelum rombongan berangkat. Alasannya sama, ia dijadwalkan menghadiri pertemuan dengan Presiden di Istana Negara.
Robohnya dua bangunan proyek Hambalang masih meninggalkan Tanya?. Sedianya bangunan yang akan berdiri di lahan seluas 32 hektare tersebut akan dijadikan gedung pusat pelatihan olahraga bagi para atlet Tanah Air. Dua bangunan di antara bangunan yang tengah dikerjakan telah rata dengan tanah. Yang tersisa hanya bekas pondasi dan dua unit genset berukuran sebuah mobil colt dibiarkan tergeletak di pinggir jalan.
Sebuah majalah nasional memberitakan bahwa bangunan itu roboh, lalu diikuti media online yang telah lama berdiri memberitakan secara maraton. Dikabarkan olehnya bangunan itu roboh pada hari Jumat 25 Mei 2012 lantaran hujan lebat yang mengguyur sekitar lokasi. Juga disebutkan karena kontur tanah yang tidak cocok untuk membangun sebuah gedung.
Berdasarkan penelusuran, menemukan fakta lain. Bangunan itu, tidak roboh pada Jumat lalu, namun sudah enam bulan atau tepatnya pada 20 Desember 2011 lalu ada yang merobohkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan serta hasil wawancara dengan Ketua Kerjasama Operasi PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya, Joko Prabowo, dikatakan bangunan itu rata dengan tanah karena sengaja dirobohkan.
Apa alasannya? Joko mengatakan karena struktur tanah yang labil, sehingga terpaksa harus dirobohkan. Lanjut Joko menjelaskan, sebelum masuknya pembangunan gedung Hambalang, pihak perencana dalam hal ini Kemenpora, telah memberikan data bahwa tidak ada masalah dalam struktur tanah. Namun, dari analisa dan kajian ditemukan ada kontur tanah yang bermasalah. Dua bangunan itu, merupakan rumah bagi genset dan 9 lapangan badminton indoor. Pekerjaan rumah genset sudah hampir 90 persen, sedangkan pembangunan lapangan badminton baru dibangun pondasi saja. (Rekson/RED)

Iklan

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: