KPK ‘Belum Berani’ Usut Rekening Gendut Polri


JAKARTA — KPK dinilai lamban menindaklanjuti laporan ICW soal ‘rekening gedut’ Jenderal Polisi. Lembaga ad hoc itu masih ‘menghormati’ pihak Polri sebagai pihak yang mengusut kasus tersebut.

“Apa semua rekening akan diperiksa, apa yang bisa diperiksa ya diperiksa. KPK sampai saat ini tetap menangani kasus yang ditangani KPK, tapi kasus rekening gendut ini bukan berarti tidak ditangani sekarang ditangani Kepolisian,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjodjanto dalam diskusi Sistem Hukum Justice Collaborator Dalam Pengungkapan Tindak Pidana Korupsi di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (16/5).

Bambang menegaskan pihaknya tidak takut menangani kasus tersebut. Hanya saja, KPK saat ini lebih fokus menangani kasus-kasus yang sedang ditangani. “Ini bukan soal berani atau tidak. Semua kasus harus ditangani secara profesional, kami sedang fokus dengan kasus yang sedang kami tangani,” ujar Bambang.

Terkait statusnya sendiri, Bambang tidak menjelaskan sudah ada di tahapan mana laporan itu apakah di tingkat pengumpulan barang bukti (pulbaket), penyelidikan, atau penyidikan.

“Tapi apa itu masuk penyelidikan KPK, itu saya tanya dulu deputi penindakan. Tapi sampai sekarang yang masuk penyelidikan belum ada. kalau kasus itu ada buktinya bisa dilanjutkan,” katanya.

Dalam diskusi itu, namun muncul wacana para aparat kepolisian menjadi justice collaborator ataupun whistle blower. Namun, Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana meragukan wacana itu dapat mengungkap kasus tersebut.

“Pertanyaanya adakah jenderal yang mau begitu (jadi Whistle Blower),” kata Denny yang juga menjadi pembicara pada acara diskusi itu.

Dalam peraturan bersama Kementerian Hukum dan HAM dengan Penegak Hukum disepakati bahwa inisiatif untuk memberikan informasi itu datang dari pelaku tindak pidana, sementara penegak hukum tidak menawarkan seseorang untuk membuka kasusnya.

“Saya khawatir tidak ada Jenderal yang mau. Tapi kalau kasus rekening gendutnya memang sulit dibantah,” ujar Denny. (Republika/son)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s