UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Pelaku Mabuk Bacok Kapospol Pondok Kresek Hingga Tewas


Pelaku Mabuk Bacok Kapospol Pondok Kresek Hingga Tewas

Pekanbaru, Pelita RAKYAT
Kepala Pos Polisi (Kapospol) Pondok Kresek, Rokan Hilir, Aipda SP Girsang tewas dibacok pelaku Chandra (17), warga Pondok Kresek-Tanjung Medan, Pujud Rohil, Selasa sekitar pukul 21.30 wib. Usai membunuh, Chandra yang keadaan mabuk langsung melarikan diri.

Namun saat dilakukan penangkapan, pelaku Chandra melakukan perlawanan dengan senjata golok (klewang) yang ternyata adalah senjata tajam yang digunakan untuk membacok korban SP Girsang, maka dengan terpaksa petugas melepaskan tembakan peringatan beberapakali, namun tak diindahkan, hingga pelaku tewas ditempat dengan luka tembak disekitar dada, dibawah perut dan paha.

Pantuan Pelita RAKYAT, korban pembacokan Aipda SP Girsang di bawa ke Puskesmas di Baganbatu untuk diambil visum, korban terlihat sudah tidak bernyawa dan bersimbah darah serta terdapat luka bacok di bagian tubuh korban pada bagian belakang kepala, bagian muka dan tangan kedua-duanya hampir terputus.

Setelah dilakukan visum oleh pihak Puskesmas, saat itu juga keluarga membawa korban Aipda SP Girsang ke rumah duka yang bertempat di Jl. Tuanku Tambusai, Baganbatu-Rohil, yang disambut dengan isak tangis keluarga dan berdatangannya para tetangga sekitar tempat tinggal korban.

Penghulu Pondok Kresek Kecamatan Pujud Tariono ketika dikonfirmasi Pelita RAKYAT menjelaskan, sebelum kejadian pelaku mendatangi korban di Pospol dalam keadaan mabuk karena menghirup lem, “Melihat itu, korban menegur dan menasehati pelaku untuk berhenti menghirup lem. Namun setelah mendapat teguran tersebut, pelaku langsung pulang dan beberapa waktu kemudian pelaku datang lagi dengan membawa sebilah golok (klewang).

Kasub Bagian Humas Polres AKP Ali Suhud kepada Pelita RAKYAT membenarkan adanya kejadian tersebut, “motif kejadian belum dapat diketahui secara pasti, untuk itu masih harus tetap dilakukan pengembangan kasusnya, dan dari informasi yang kami terima bahwa pelaku sempat datang ke kantor Pospol dalam keadaan mabuk lem dan saat itu ditegur oleh korban, untuk itu pak Kapolres sudah memerintahkan anggota untuk menangani kejadiannya sampai tuntas”, kata Ali Suhud.

Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Rokan Hilir AKBP Auliansyah mengatakan, dari hasil visum yang dilakukan tim bahwa Kapolpos Girsang, korban pembunuhan mengalami luka bacok hingga organ otak terpisah dari sarang kepalanya. “Hal itu yang kemudian menyebabkan Girsang meninggal dunia di tempat kejadian,” demikian keterangan resmi Kapolres Rokan Hilir AKBP Auliansyah.

Selain mengalami luka bacok di kepala bagian belakang hingga seluruh organ otak terpisah dari tempurung kepala, korban Girsang juga mengalami luka sabetan dibagian tubuh lainnya. “Jumlah luka sabetan senjata tajam itu jika dihitung-hitung ada lebih 15 titik yang tersebar di seluruh bagian tubuh korban,” katanya.

Diperkirakan, saat insiden itu berlangsung, demikian Kapolres, korban sempat melakukan perlawanan dan menangkis sabetan senjata tajam yang dilakukan oleh pelaku Chandra. Hal itu kata dia, dibuktikan dengan banyaknya luka sayat di kedua lengan korban, bahkan beberapa diantaranya menyebabkan tulang lengan Girsang nyaris putus.

“Kalau dihitung, jumlah luka sabetan di bagian lengan saja itu ada sebanyak delapan titik. Belum lagi dibagian dada korban, kaki, perut dan dibagian kepala hingga isi otaknya keluar,”katanya. Kapolres mengatakan, pada peristiwa na’as itu, korban memang tidak sempat dibawa ke rumah sakit, karena kondisinya tewas di tempat.

PELAKU PEMBACOK KAPOSPOL TEWAS DITEMBUS TIMAH PANAS

BERITA pembacokan yang mengakibatkan tewas Kapospol Pondok Kresek Polsek Pujud Rokan Hilir Aipda SP Girsang yang dilakukan Chandra (17) sangat menarik perhatian masyarakat Rokan Hilir khususnya di Baganbatu, sampai menimbulkan berbagai macam rumor dan tanda tanya diantaranya apakah mungkin pelaku hanya satu atau dilakukan beberapa orang?.

Diketahui bahwa pelaku setelah melakukan pembacokan terhadap korban langsung melarikan diri dan bersembunyi di areal perkebunan disekitar dusun I Pondok Kresek. Pihak Polres Rohil yang bekerjasama dengan Polsek Pujud dan Polsek Bagan Sinembah dalam waktu singkat, langsung memburu dan melakukan penyisiran ke areal perkebunan sekitar dusun I Pondok Kresek sampai keesokan harinya Rabu (2/5) telah berhasil meringkus pelaku ditempat persembunyiannya.

Namun saat dilakukan penangkapan pelaku melakukan perlawanan dengan senjata golok (klewang) yang ternyata adalah senjata tajam yang digunakan untuk membacok korban Aipda SP Girsang, maka dengan terpaksa petugas harus melepaskan tembakan beberapakali, tetap tak diindahkan hingga pelaku tewas ditempat dengan luka tembak disekitar dada, dibawah perut dan paha.

Dengan tewasnya pelaku, oleh petugas langsung dibawa ke Puskesmas Baganbatu untuk divisum. Dan begitu menariknya perhatian masyarakat untuk mengetahui siapa pelaku pembacokan terhadap anggota polisi tersebut, sehingga pihak kepolisian sangat ketat melakukan penjagaan dipintu masuk kamar mayat Puskesmas yang berlangsung beberapa waktu dan para wartawan tidak diperkenan untuk masuk mengambil foto mayat pelaku pembacokan.

Setelah itu, ketika Pelita RAKYAT melakukan konfirmasi kepada kepala Puskesmas Dr Yosafat menjelaskan, terdapat tiga luka tembak ditubuh pelaku yaitu dua sekitar dada dan satu disekitar bawah perut.

Ketika itu juga Pelita RAKYAT mewawancarai orangtua pelaku Pak Ali menjelaskan, pelaku sering berbuat onar, dan “dia suka menghisap lem”, bahwa sebelum pembacokan sipelaku sudah terlebih dulu menghisap lem (red. lem cap kambing). Pak Ali melanjutkan, peristiwa ini bermula dari permintaan orangtua pelaku kepada Aipda SP Girsang meminta menasehati pelaku agar tidak menggunakan lem lagi dan menjadi anak baik, tetapi ternyata si pelaku tidak terima dan melakukan tindakan pembacokan tersebut, serta Pak Ali melanjutkan sebagai orangtua pasrah atas kejadian dan tertembaknya anaknya oleh petugas kepolisian”.

Berbeda dengan sebagian pendapat masyarakat disekitar Baganbatu, salah seorang diantaranya yang namanya tidak bersedia disebutkan menyatakan, “apakah nyawa harus dibayar nyawa”, karena korban anggota polisi sehingga sipelaku juga harus ditembak mati”. Untuk mengetahui permasalahan sebenarnya sebaiknya harus ditindaklanjuti melalui proses hukum dan pelakunya cukup hanya dilumpuhkan bukan ditembak mati”, ujarnya.

Kapolres Rohil AKBP Auliansyah Lubis, SIK., MH. menjelaskan melalui KasubBag Humas Polres AKP Ali Suhud membenarkan kejadian tersebut dan terhadap pelaku telah dilakukan penangkapan, yang saat itu pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dengan terpaksa dilakukan tindakan penembakan terhadap pelaku sampai beberapa kali dan pelaku tewas ditempat.

Kahumas juga menambahkan, yang menjadi motif kejadian tersebut belum dapat diketahui secara pasti, untuk itu masih harus tetap dilakukan pengembangan kasusnya, dan dari informasi yang kami terima bahwa pelaku sempat datang ke kantor Pospol dalam keadaan mabuk lem dan saat itu ditegur oleh korban, untuk itu Pak Kapolres sudah memerintahkan anggota untuk menangani kejadiannya sampai tuntas”, kata Ali Suhud.

Dengan sangat minimnya informasi dari pihak kepolisian tentang motiv peristiwa tersebut, maka masyarakat Rohil berharap agar penanganan kasus tersebut dapat ditindaklanjuti secara tranparan sehingga tidak menimbulkan polemik dimasyarakat dan permasalahannya dapat tertangani dengan tuntas. (Eduard Manihuruk,SH).

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

One thought on “Pelaku Mabuk Bacok Kapospol Pondok Kresek Hingga Tewas

  1. Kunjungi Situs Pelita Rakyat Biro Jakarta wwww.pelitarakyat.tk …..Terimakasih

    Posted by SImare | 11 Mei 2012, 14:21

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: