Warga Pertahankan Kios Dengan Bambu Runcing


Warga Pertahankan Kios Dengan Bambu Runcing
Purwakarta, Pelita RAKYAT
Upaya pengosongan kios di Pasar Simpang dan Pasar Rebo, Purwakarta, Jawa Barat, diwarnai bentrok antara warga dengan polisi. Suasana pasar pun mencekam, Kamis (3/5).

Ratusan warga memblokade dan membakar ban bekas di jalan. Mereka membawa bambu runcing dan berusaha mempertahankan kios mereka yang akan dikosongkan polisi.

Sekitar 600 aparat Polda Jawa Barat bersama Satpol PP dan hansip sejak tadi pagi disiapkan untuk memaksa para pedagang agar segera mengosongkan kios. Bentrok fisik tidak dapat dihindari saat barikade polisi diterobos pedagang. Lalu polisi berusaha untuk merampas bambu runcing yang dibawa para pedagang.

Para pedagang menolak pindah ke pasar yang telah dibangun. Mereka beralasan biaya untuk menempati kios terlalu mahal. Untuk kios berukuran 1×1,5 meter dihargai Rp70 juta.
Hingga Kamis (3/5/2012) sore, ratusan pedagang Pasar Simpang, Purwakarta, dan aparat gabungan masih bersitegang. Satuan Polisi Pamong Praja berharap bisa segera mengosongkan pasar, sementara pedagang bersikukuh mempertahankan kios dan lapaknya.
Ketegangan reda saat pedagang menggelar terpal untuk shalat zuhur berjamaah di halaman pasar, Kamis siang. Aparat gabungan Polres Purwakarta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Perlindungan Masyarakat, pun menjauh dari lokasi pasar.
Ketegangan meningkat lagi saat aparat kembali mendekat ke lokasi pasar pada Kamis sore. Namun, seperti reaksi sebelumnya, pedagang memasang badan, menolak pembongkaran. Aparat tak ingin terjadi keributan sehingga pembongkaran kembali gagal.
Upaya pengosongan tempat penampungan pedagang sementara (TPPS) itu merupakan yang kesekian kali dalam beberapa bulan terakhir. Pengosongan selalu gagal karena mendapat perlawanan dari pedagang. Mereka bersikukuh mempertahankan kios dan lapaknya karena telah memperpanjang masa kontrak dengan pemilik lahan.
Sementara itu, pemerintah daerah merasa berhak membongkar TPPS karena kontrak dengan pemilik lahan telah usai. Kontrak itu dilakukan untuk menampung pedagang Pasar Simpang sementara waktu, menunggu pembangunan pasar baru.
Kini, ketika pasar baru telah rampung, pedagang enggan menempatinya. Mereka umumnya keberatan dengan harga kios yang dinilai terlalu mahal. Kios terkecil berukuran 1,5 meter x 1,5 meter, misalnya, dijual Rp 45,9 juta tunai. (dins/At)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s