Warga Keluhkan Lampu Hias


Warga Keluhkan Lampu Hias

Serang, Pelita RAKYAT
Warga Kota Serang mengeluhkan kondisi lampu hias yang berada disepanjang jalan protokol Kota Serang. Lampu-lampu hias yang berjumlah 99 unit, sebagaimana jumlah Asmaul Husna yang dipasang ditengah tiang lampu tersebut, sebagian besar kondisinya sudah rusak.

Akibatnya, alih-alih memperindah kota, lampu-lampu tersebut justru menimbulkan kesan kumuh pada Kota Serang, yang notabene merupakan ibukota Provinsi Banten. Seperti yang dikeluhkan oleh Tb. Hikmat Anugrah, warga Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang.

Menurutnya, selain lampu hias banyak yang dalam kondisi rusak, warna neon box pada lampu hias tersebut juga sudah tidak jelas lagi warnanya. Kebanyakan dari neon box itu, kata dia, warnanya sudah luntur. “Jadi nggak enak melihatnya. Bukannya bikin indah, malah bikin ruwet saja,” ucapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh, Aldino, warga Penancangan. Kata dia, lampu-lampu hias itu sudah sejak lama mengalami kerusakan. Padahal, kata Dino, lampu-lampu tersebut mencerminkan budaya Banten yang agamis dan cinta kebersihan. “Tapi kalau rusak dan terbengkalai seperti ini justru menimbulkan kesan kumuh. Kondisi ini jauh dari indah,” katanya.

Seharusnya, kata dia lagi, lampu-lampu tersebut tidak boleh dibiarkan rusak begitu saja, karena posisinya yang terdapat ditengah kota. Sebab, menurutnya, jika dibiarkan rusak seperti ini, akan menimbulkan kesan tidak baik bagi orang-orang luar Banten yang melaluinya. “Setiap hari jalan ini dilalui oleh ratusan bahkan ribuan orang luar Banten, jika kondisinya dibiarkan kumuh, tentu saja akan menimbulkan kesan yang tidak baik dari orang luar,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan wartawan, kondisi lampu hias dan neon box yang dipasang mulai dari pintu keluar Tol Serang Timur hingga Kantor Gubernur Banten, sebagain besar dalam kondisi rusak parah dan mati total. Seperti terlihat dari Pintu Keluar Tol Serang Timur hingga Perempatan Ciceri, dari 10 lampu yang ada, sekitar 4 lampu dalam kondisi mati total. Begitu pun dari Ciceri hingga ke Lampu Merah Pisang Mas, dari 21 lampu, sebanyak 11 lampu kondisinya mati total.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga, kondisi lampu-lampu tersebut, sejak awal tahun hingga saat ini tidak pernah terlihat adanya kegiatan perbaikan. “Perbaikannya hanya pada pot kembang yang terletak ditengah jalan. Kalau lampu hiasnya tidak pernah ada perbaikan,” kata salah seorang warga yang ditemui wartawan koran ini. (Esa)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s