UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Incar Mantan Kabag Humas Karimun


KEJAKSAAN TINGGI KEPRI PERIKSA AMJON

Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Incar Mantan Kabag Humas Karimun

Karimun, Pelita RAKYAT
Indikasi suap Kepala Bagian Humas (Kabag Humas) Pemerintahan Kabupaten Karimun Amjon terhadap oknum Intel Kejaksaan Karimun kini prosesnya ditangani Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum bentukan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebelumnya kasus tersebut ditangani oleh pihak Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan dipantau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Romesko Purba, Pendiri Himpunan Serikat Wartawan Indonesia – Pencari Fakta (HSWI-PF) membenarkan hal tersebut. Kasus dugaan suap senilai Rp300 Juta rupiah yang melibatkan petinggi pejabat pemerintahan di Karimun bermula ketika Romesko beserta tim HSWI-PF lainnya mendapatkan adanya informasi dari internal Kejaksaan yang mengindikasikan penyuapan yang melibatkan Kabag Humas Pemkab Karimun, Amjon. Bersama tim, dugaan suap tersebut disinyalir untuk menghentikan pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran dibagian humas yang mencapai milyaran rupiah.
Niat menghentikan kasus berujung lain, usaha Amjon untuk menyuap oknum aparat penegak hukum berujung sial, Romesko melaporkan kasus tersebut keberbagai instansi termaksud Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dan Presiden Republik Indonesia.
“KPK sudah membalas surat dari kami dan mereka masih berkoordinasi mengenai hal tersebut (Laporan-red), sementara Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau telah memanggil saya dan meminta keterangan lebih lanjut sebagai pelapor, Kejaksaan Tinggi memanggil saya dengan surat bernomor R-22/N.10.7/Hkt.I/03/2011, terlapor yakni Amjon juga sudah dimintai keterangan oleh Staff Kejaksaan Tinggi Kepri di Batam beberapa waktu lalu” jelasnya.
Romesko enggan memaparkan kronologis kejadian penyuapan tersebut, namun Romesko Pesimis jika kasus yang dilaporkannya berlanjut, “setelah saya menjalani pemeriksaan sebagai pelapor, beberapa saksi yang ikut terlibat tidak mau terbuka dan terkesan menutupi, saya berpikir sudah ada pesanan terhadap saksi, saya melaporkan hanya untuk kebenaran dan saya tidak punya uang yang banyak untuk memberikan apapun terhadap saksi” sindirnya.
Berkembangnya informasi bahwa Satgas Pemberantasan Mafia Hukum juga ikut memantau kasus yang mencoreng institusi penegak hukum tidak dibantah oleh Romesko, “memang benar, Surat dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dengan nomor 906/PB/SG-PMH/IV/2011 menyebutkan bahwa kasus tersebut tetap dipantau, namun saya masih kurang bukti dan akan saya cari di arsip saya, saksi yang ikut dengan saya ketika Amjon mengakui memberikan suap tidak mau bekerja sama, jika waktu dekat ini sudah lengkap saya akan berangkat sendiri memberikan data lebih lengkap, menurut Ketua Satgas, Pak Kuntor Mangkusubroto melalui suratnya, saya harus melengkapi bukti terbaru agar kasus tersebut dapat ditindaklanjuti” pungkasnya seraya menunjukan beberapa surat dari beberapa instansi.

Pada Mei 2010 silam, Amjon, Kabag Humas yang sekarang menduduki jabatan empuk sebagai Kepala Dinas memberikan uang senilai Rp300 Juta kepada salah satu oknum staff internal kejaksaan dengan tujuan oknum Intel Kejaksaan Karimun, Andri Juliansyah yang sekarang menjabat sebagai Intel Kejaksaan di Kejaksaan Tinggi Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Uang tersebut diberikan agar pemerikasaan dugaan penyelewengan dana dibagian Humas tidak ditindaklanjuti, waktu itu, beberapa media menyoroti penggunaan dana dibagian Humas yang diduga disalahgunakan hingga Milyaran rupiah, walaupun sudah bergilir diperiksa, Amjon masih tetap menghirup udara bebas.
Kasus tersebut menurut Romesko hanyalah pengalihan, aliran dana dari gedung putih atau Pemkab Karimun ke Kejaksaan Tinggi Karimun merupakan prioritas utama. Kepala Humas LSM KAMPAK Kepri ini berasumsi, Milyaran rupiah selalu mengalir hanya untuk menutupi kasus-kasus dugaan korupsi di Karimun. (Gun/Bud/mat)

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: