UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Penjual Kerak Telor Cabuli Anak Dibawah Umur


Penjual Kerak Telor Cabuli Anak Dibawah Umur

Medan, Pelita RAKYAT
Polisi Sektor (Polsek) Sunggal berhasil mengungkap satu lagi kasus kejahatan kelamin. Kali ini pelakunya adalah tukang penjual kerak telor, Mat Kuryanto (40), warga pendatang asal Jakarta, beralamat di Jalan Laksana B-IV, RT011/RW006, Kartini, Kec Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Tersangka Mat Kuryanto kini mendekam di hotel prodeo untuk mempertanggungjawabkan prilaku bejadnya. Terlebih korbannya adalah gadis dibawah umur alias Anak Baru Gede (ABG) Sumarni (16). warga Jalan Binjai, kilometer 12,5, Gang Pelita I, Desa Muliorejo, Sunggal, Kab. Deli Serdang.

Keterangan PR dilapangan menyebutkan, “Mat Kuryanto tinggal di Medan baru beberapa bulan. Pergaulan bebas di kota metropolitan-Jakarta mau diuji coba Mat Kuryanto di kota Medan, dengan memboyong para gadis belia nginap di Hotel. Tapi sialnya, rencana busuk itu keburu tercium baunya sama orangtua perempuan korban, Erna Ginting. Ibu Erna pun langsung mengadukan hal itu ke Polsek Sunggal.

Ceritanya, kejadian itu berawal pertemuan Mat Kuryanto dengan Sumarni di super Mall Binjai. Sejak dari situlah Mat Kuryanto sering mengajak Sumarni keluar makan-makan. Puncaknya pada hari Minggu tanggal 10 April 2011 lalu, Mat Kuryanto menghubungi Sumarni melalui handpone, meminta bertemu di depan toko sepatu Bata, Kampung Lalang.

Tanpa menaruh rasa curiga, Sumarni ditemani Imah datang memenuhi permintaan Mat Kuryanto. Setelah bertemu didepan toko sepatu Bata, Mat Kuryanto mengajak Sumarni dan Imah jalan-jalan dengan naik becak mesin, tanpa curiga Sumarni dan Imah ikut sebab sebelumnya Mat Kuryanto sudah sering mangajak korban untuk makan-makan.

Akan tetapi bukan makan-makan seperti yangh dijanjikan, melainkan Mat Kuryanto membawa kedua belia alias ABG tersebut ke Hotel Banda Agung, yang terletak di Jalan TB. Simatupang, Medan. Sesampainya di hotel, Mat Kuryanto memesan kamar penginapan, kemudian menggiring Sumarni dan Imah kedalam kamar.

Di dalam kamar hotel, awalnya hanya cerita-cerita saja, namun Mat Kuryanto yang sudah lama menanam hasrat, melihat kemontokan kedua gadis yang terlentang itu. Mat Kuryanto tidak kuat menahan nafsu bejadnya secara pelan-pelan tapi pasti, memeluk tubuh Imah kemudian menciumi ABG tersebut.

Namun Imah berontak dan berhasil kabur pulang. Tinggallah Sumarni seorang didalam kamar, dengan sigap Mat Kuryanto mengunci pintu kamar, kini giliran Sumarni yang masih polos ini coba di rayu Mat Kuryanto, yang seumur dengan ayah Sumarni.

Dengan meng iming-imingkan akan diberi uang Rp400.000,- Mat Kuryanto merebahkan Sumarni keatas ranjang dalam kamar hotel tersebut kemudian menggerayangi seluruh tubuh ABG. Mujur bagi Sumarni yang saat itu sedang haid sehingga Mat Kuryanto urung menyarangkan rudalnya.

Setelah itu Mat Kuryanto memberi uang Rp50.000,- sebagai imbalan dan menyuruh pulang ABG tersebut. Perbuatan Mat Kuryanto terungkap tanggal 20 April 2011 yang lalu saat Mat Kuryanto coba kembali meng sms Sumarni dengan mengatakan, “Abang tunggu di depan toko bata” namun bukan Sumarni yang membaca sms melainkan Ibunya Sumarni.

Ingin tau siapa yang meng sms anaknya tersebut Erna Br Ginting langsung menghubungi Mat Kuryanto berpura-pura sebagai Sumarni dan menunggu di depan toko sepatu Bata kampung Lalang, tanpa pikir panjang Erna Br Ginting datang ketempat yang dijanjikan Mat Kuryanto.

Setibanya didepan Toko Sepatu bata, Erna Br Ginting melihat Mat Kuryanto sedang sibuk memperhatikan angkot yang datang dari arah Binjai kemudian Erna Br Ginting mendekati Mat Kuryanto dari arah belakang, kemudian menghubungi Hand pone Mat Kuryanto ternyata bunyi. Dengan emosi Erna br Ginting langsung memegang Mat Kuryanto dan meminta pertanggung jawaban apa yang telah diperbuatnya kepada Sumarni.

Namun Mat Kuryanto saat itu berusaha melarikan diri, untung disekitar tempat tersebut ada anggota Polisi Pos Kampung Lalang dan menangkap Mat Kuryanto, yang saat ini meringkuk di dalam sel Polsek Sunggal. Pada saat PR mengkonfirmasi hal tersebut kepada Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Nainggolan membenarkan telah memperoses Mat Kuryanto dan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) Yo Pasal 82 dari UURI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Subs Pasal 293 KUHP. (BS)

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: