UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Pedagang Kaki Lima Pasar Ciputat Layaknya Sapi Perahan


Tangsel, Pelita RAKYAT
Ratusan pedagang kaki-5 yang membuka gelaran dan gerobak jalanan di kawasan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) layaknya sapi perahan. Pasalnya, hampir setiap hari ada uang jago mulai Rp 1000 hingga Rp 3000 belum termasuk sewa tempat jualan.
“Sudah biasa lah bukan cerita baru lagi kalau nanya ada uang punggutan tidak untuk buka jualan di sini,” kata Asman, pedagang buah-buahan, di pinggir Jalan Raya Ciputat, Tangsel, Jumat kemarin.
Menurut dia, pedagang juga sudah maklum adanya uang punggutan itu tanpa ada “uang pelicin” tentunya tak bisa buka usaha dan cari makan dengan tenang.
Uang jago atau upeti setiap hari memang dipunggut tiga kali oleh oknum yang bergantian dan jam nya juga bergantian. Memang besarnya tak seberapa hanya Rp 1000 tapi yang meminta tiga kali jadi sehari Rp 3000/pedagang.
“Habis kalau nggak setor atau ngasih uang keamanan dan kebersihan tidak buka usaha di sini,” tambah Ny. Warih, pedagang sayuran yang hanya membuka lapak dadakan dengan karung goni bekas.
Buka usaha di luar kawasan pasar saja masih juga dimintai uang apalagi di sekitar areal pasar tersebut. Untuk buka lapak dengan karung goni seperti ini ukuran 2 meter harus bayar uang sewa sebesar Rp 3000 hingga Rp 5000.
Ibu empat anak yang sudah buka jualan sayuran selama 15 tahun lebih, menambahkan kebanyakan yang jualan adalah warga dari kawasan Ciputat dan Pamulang. Mereka hanya buka usaha seadanya dengan mengelar kain atau plastik di badan jalan.
Ditambahkannya, masalah uang punggutan yang mencapai sekitar lebih dari Rp 6000/hari/pedagang bahkan bisa lebih terbagi untuk kegiatan kebersihan yang diambil dua orang petugas, untuk matrik pasar setempat, sewa lapak dan sewa tempat jualan walaupun berada di depan kantor pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Rusdi, staf Kec. Ciputat, membantah bahwa ada oknum staf maupun karyawan kecamatan setempat yang memunggut uang ke pedagang Kaki-5 di kawasan Pasar Ciputat. “Mungkin ada tapi yang jelas bukan dari aparat kecamatan,” tuturnya.
Seperti pengungkapan ketua LSM PPPN Ganda,TB Disini pemerintahan Tangsel harus bersikap tegas dan menindak para oknum oknum yang tidak bertanggung jawab ini.
Disamping itu adanya pedagang di sepanjang jalan ciputat sangat menggang para pengemudi kendaraan dan selalu mengakibatkan pasar ciputat selalu macat,dan dimohon kepada walikota Tangsel Supaya lebih serius menyikapi pasar Ciputat,”ucap ganda. (Richard)

Iklan

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: