Pasien Anak Kurang Gizi Ditelantarkan Pendemo Desak Kadinkes Mundur


Pasien Anak Kurang Gizi Ditelantarkan
Pendemo Desak Kadinkes Mundur

Majalengka, Pelita RAKYAT
Ditengah perjalana Bupati Majalengka ke Negara Singapura dalam rangka menjalin MoU tentang perikanan. PC PMII (Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kabupaten Majalengka melakukan aksi unjukrasa ke kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) dan DPRD setempat menentang kebijakan pemerintah atas minimnya perhatian terhadap pasien penderita penyakit kurang gizi.

Para pendemo sempat bersitegang di gedung DPRD karena gagal menyampaikan tuntutan mereka. Sementera di Dinas Kesehatan, para pendemo diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Dr Maman Suparman Gani beserta jajarannya. Hingga akhirnya, Kadinkes Maman dituntut untuk mundur dari jabatan karena tak mau menandatangi surat pernyataan.

Koodinator aksi PC PMII, Fauzi Purnama Rahmat beserta para pendemo menuntut rendahnya tingkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kab. Majalengka. Mereka menyebutkan, jangan jadikan rakyat miskin anak tiri. “Pelayanan di RSUD di Majalengka tidak boleh tebang pilih dalam penanganan kesehatan masyarakat, jangan terus melukai hati masyarakat dengan janji-janji manis selama ini, bila dalam waktu 1×30 hari pemasalahan ini tidak selesai, maka kami tidak akan lagi percaya terhadap pemerintah”, ujarnya.

PC PMII mengajak seluruh warga Majalengka untuk bangkit, bergerak, dan berontak. Fauzi juga mempertanyakan nasib anak yang sudah divonis mendeita kurang gizi di Kecamatan Malausma, Desa Buninagara, Dusun Gunung Luhur bernama Abdul Hafid (usia 4thn). “Sudah terjangkit dari usia 4 bulan sampai sekarang, ciri fisik yang menonjol adalah kakinya sangat kecil. Abdul Hafid pernah dirawat di RSUD Majalengka, namun tidak sampai tuntas, alasannya faktor biaya, padahal dia mempunyai Jamkesmas,”katanya.

Penderita lainnya, Lala (usia 2 thn) dari Kecamatan Malausma, Desa Buninagara, Dusun Tanpaibun dimana ciri fisik kaki tidak bisa digerakan (lemas) sejak usia 2 bulan. Menurut pengakuannya dia mendapatkan penyataan dari RSUD Kab. Majalengka, dikarenakan fasilitas tidak memadai, bahwa akan dibiayai transportasi menuju RS Cirebon sebesar Rp 400 ribu, namun itu hanya janji, ujanya.

Dari pertemuan tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kab.Majalengka, Maman Suparman Gani mengatakan, masalah ini pihaknya sudah mengetahui dan sedang diperbincangkan. Untuk pasien Lala kami sudah menindak lanjuti, janji Maman. “Terima kasih dari PC PMII ini merupakan sebuah control social,” katanya.

Ironisnya, ketika para pendemo menyodorkan surat pernyataan, yang meminta Dinkes agar mengawasi dan mengawal pengobatan terhadap 2 pasien anak yang mengalami kekurangan gizi sampai tuntas. Ironisnya, Kadinkes Maman tidak mau menandatangani surat pernyataan. Maman hanya membuat kekecewaan para pendemo.

Spontan, pengunjukrasa berteriak, “kalau bapak tidak mampu mendingan turun saja dari jabatan. Karena banyak pejabat pengganti yang jauh lebih mampu dari Kadiskes sekarang. Kadinkes Maman eh malah tidak mau meletakkan jabatannya dengan mengatakan, siap turun kalau saya salah. Ada prosedurnya, saya tidak bisa bengitu saja,”tegasnya Maman menghindar.

Setelah Kadinkes Maman tidak mau menandatangi surat pernyataan pengunjukrasa. Pengunjukrasa yang kecewa melanjutkan aksinya ke gedung DPRD Kab. Majalengka. Setelah lama menunggu dan tidak ada respon sedikitpun, para pendemo mencoba menerobos masuk, namun dihalangi oleh petugas.

Aksi dorong-mendorong pun terjadi, namun masih terkontol. Para pendemo menunggu di halaman DPRD dan setelah lama baru nampak dari Komisi D yaitu Asep S ST, Marjono beserta yang lainnya keluar dan menemui para pendemo sehingga audiensi di halaman DPRD terjadi.

Dalam audiensi para pendemo mengadukan aspirasinya dan menginginkan tindak lanjut seadil-adilnya. Dari Komisi D, Asep S ST mengatakan masalah ini kami sudah mendengarnya. Kami akan memanggil intansi terkait dan selanjutnya akan ditindak lanjuti paparnya.(DNF/REFF)

AKSI DEMO PC PMII di halaman DPRD Kab. Majalengka.

D

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s