UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

MENUTUPI KASUS PEMALSUAN ENAM SERTIFIKAT BPN Tigaraksa Tempatkan “Algojo” Melarang Wartawan Meliput


MENUTUPI KASUS PEMALSUAN ENAM SERTIFIKAT
BPN Tigaraksa Tempatkan “Algojo” Melarang Wartawan Meliput

Tigaraksa, Pelita RAKYAT
Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) yang berlokasi di Tigaraksa, Tangerang masih tidak mengindahkan peraturan dan sangsi hukum UU Pers No 40 Tahun 1999. Pasalnya, pihak BPN dengan segaja telah menempatkan algojo alias security untuk mengancam dan menakut-nakuti wartawan yang hendak meliput di kantor tersebut.

Tujuannya BPN menghalang-halangi wartawan, dinilai untuk menutup-nutupi kebobrokan sejumlah oknum pejabat BPN supaya tidak bisa dikonfirmasi. Terbukti, saat Pelita RAKYAT sengaja datang mengunjungi BPN Tigaraksa yang kedua kalinya. Sontak saat itu, security berinisial S yang tidak tahu etika tersebut langsung menghampiri Pelita RAKYAT mengajak ribut. Sehingga perdebatan sengit adu mulut tak terelakkan, sungguh memalukan.

Jujur, security S yang berpakain agak kusut dan rambut acak-acakan seakan tak mandi dari pagi, sungguh sangat tidak pantas ditempatkan di kantor BPN. Timbul pertanyaan, mungkin security S ditempatkan di BPN khusus ditugaskan untuk kepentingan tertentu untuk menghalang-halangi wartawan. Sehingga terlatih berbicara kotor dan tidak beretika.

Padahal tujuan Pelita RAKYAT datang ke kantor BPN untuk menindaklanjuti informasi dari Ketua LSM Perkota Nusantara. Dimana Ketua LSM mengatakan, salah seorang ahli waris kecewa terhadap perlakuan oknum BPN Tigaraksa yang tidak bertanggung jawab. Sehingga saya dan keluarga merasa dirugikan karena perlakuan oknum BPN Tigaraksa.

“Sebelum almarhum orangtua saya meninggal dunia, tanah nya belum pernah diperjualbelikan, tetapi sudah timbul sertifikat baru. Tanah orang tua saya dibuat oleh oknum pejabat BPN Tigaraksa menjadi enam sertifikat dengan nama yang berbeda, ungkap Taufik. Disinilah kebobrokan oknum Pejabat BPN Tigaraksa, sehingga kebohongan sudah terlihat. Buktinya sampai saat ini belum ada seorangpun yang mengaku akan tanah almarhum orang tua saya. (Bahwa tanah kami itu miliknya), katanya.

Di tempat terpisah Ketua LSM PPPN, Ganda mengungkapkan banyak penyimpangan pelayanan di kantor BPN Tigaraksa. Masih banyak oknum yang tida ada titik jerahnya, dan tidak segan – segan meminta uang pelicin supaya cepat peroses penyelesaian dalam pengurusan sertifikat, inilah yang terjadi pelayanan di Kantor BPN Tigaraksa sampai saat ini. Itu sulit terendus, karena pihak BPN tertutup untuk wartawan. Pihak penegak hukum dimohon membongkar kasus yang terjadi di Kantor BPN Tigaraksa, ungkap Ketua LSM PPPN Ganda. (ROSDIANA)

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: