UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Manifesto LSM Penjara dan (PPK) Sumut Diminta Harus Bersih Dari Koruptor


Manifesto LSM Penjara dan (PPK)
Sumut Diminta Harus Bersih Dari Koruptor
Medan, Pelita RAKYAT
Bertepatan dengan hari Anti Korupsi Sedunia, LSM Penjara “UJ” Indonesia dan Pemuda Patriot Kebangsaan (PPK) melakukan aksi unjukrasa di berbagai tempat menuntut korupsi harus bersih di Sumatera Utara, dengan motto “Korupsi Musuh Kami”.
Desakan itu menyusul Korupsi di Sumut sudah berakar dan sangat memprihatinkan. Ini dapat dilihat dengan banyaknya pejabat kita yang masuk penjara, tak ayal sekarang ini masyarakat Sumatera Utara tidak percaya dengan pejabat di Sumatera Utara walaupun tidak semuanya melakukan korupsi.
Kepada pihak DPRD Sumatera Utara, kami meminta aktif dalam melakukan pengawasan terutama dibidang korupsi, jangan hanya duduk manis, rapat, kemudian terima gaji. Kalian dipilih masyarakat sebagai penyambung lidah mereka dan kalian jalankanlah dengan sebaik-baiknya. Sungguh sangat tragis Sumatera Utara pernah masuk tiga besar sebagai lahan korupsi paling besar di Indonesia. Memalukan!!!
Kepada pihak Pemerintah daerah Kota Medan, kami sangat banyak mendapat data dibalik itu secara langsung maupun melalui sms bahwa di Pemerintahan Kota Medan ada oknum pejabat yang sesuka hatinya menggunakan jabatannya untuk menindas bawahan. Kami sekarang ini lagi melakukan investigasi tentang kebenarannya dan bila terbukti tak segan kami akan melakukan aksi besar-besaran dan tentunya melaporkan hasil temuan tersebut kepada penegak hukum seperti KPK yang dipimpin oleh kaum muda sekarang ini.
Kepada pihak Kejari Medan, kami sangat kecewa dengan kinerja penegak hukum di kejaksaan negeri (kejari) Medan, banyak kasus yang mereka gelar tapi setelah beberapa bulan diperiksa tak ada satupun yang diduga melakukan korupsi menjadi tersangka. Ada apa? Apa ada? Mungkin kata-kata tersebut yang saat ini terngiang diotak kami. Mudah-mudahan apa yang ada dikepala kami tidak benar adanya, bukan begitu kawan?
Kepada pihak Satlantas Polresta Medan, semua masyarakat pasti sudah hapal betul dengan birokrasi pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), sangat lamban dan ribet kalau urus sendiri dan ini berbanding terbalik bilamana pengurusan dilakukan melalui jalur “calo” baik yang sipil maupun yang berseragam. Inilah yang membuat banyak masyarakat malas untuk membuat SIM dan akhirnya menjadi lahan “oknum” polisi untuk mencari-cari kesalahan pengemudi kendaraan terutama SIM. Ini merupakan PR bagi kami ditahun 2012.
Kepada pihak Kantor Gubernur Sumatera Utara, sekarang Pemerintah Sumatera Utara dipegang oleh Pelaksana Tugas (plt) Gubernur, ini karena pejabat sebelum nya mendapat masalah dengan yang namanya korupsi. Walaupun tidak dilakukan ketika menjabat tapi setidaknya pandangan masyarakat Sumut menjadi jelek kepada pemimpin yang mereka pilih dan dielu-elukan ketika Pilkada lalu. Dan kami menilai plt Gubsu gagal dapat melaksanakan roda pemerintahan di Sumut, dapat dilihat politik adu domba sangat jelas terlihat dengan menempatkan orang-orang yang tak jelas tufoksinya.
Kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), penegak hukum ini sering mendapatkan sorotan, banyak kasus besar yang tak terselesaikan terutama tentang seorang pejabat di Tapsel yang sekarang ini menjadi orang penting di Kota Metropolitan Medan. Hampir setahun lebih kasus tersebut sunyi senyap seperti hilang ditelan bumi, dan anehnya ketika kejatisu bicara masalah tersebut, barang buktinya katanya hilang dan tak lengkap. Benarkah itu pak kejatisu? Dan penilaian kami kejatisu yang sekrang dipimpin AK Basyuni tak pernah ada kasus yang sampai ke pengadilan (kalau tak sigap pakcik). Dan kedepan kami akan focus mendesak kejagung mengganti AK. Basyuni dengan yang lebih kompeten dan berani.
Kepada pihak Polda Sumatera Utara, kami meminta Kepala Kepolisian Sumatera Utara (KAPOLDA) untuk dapat lebih aktif dan tak segan memenjarakan para koruptor di Sumatera Utara, jangan tebang pilih kasus. Baik besar atau kecil semua harus diusut dengan tuntas. Jangan hanya masyarakat kecil yang sering disusahkan, bukan begitu pak Wisnu?
Kesemua instansi ini Tahun 2012 akan menjadi focus kai dalam melakukan investigasi yang lebih mendalam, dan tak lupa disampaikan bahwa kami awal tahun ini siap membongkar kasus yang sekarang ini kami tangani yakni, Kasus dugaan Ijazah palsu oleh oknum Bupati Tobasa (udah jadi rahasia umum oleh masyarakat Tobasa)
Kutipan liar yang ada di Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kota Siantar. Demikian manifesto ini kami buat, semoga apa yang diharapkan masyarakat “Sumut harus bersih” dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya. Selamat Hari Anti Korupsi sedunia, Rakyat bersatu pasti akan menang. Merdeka. (RS)

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: