KETUA YAYASAN JANJI MEMBANGUN Asrama AKBID Runtuh, Mahasiswa Terlantar


KETUA YAYASAN JANJI MEMBANGUN
Asrama AKBID Runtuh, Mahasiswa Terlantar

Medan, Pelita RAKYAT
Keheningan areal gedung Akademi Kebidanan Senior Medan di Jalan Bahagia, Gang Pelita, Kecamatan Medan Baru, tiba-tiba berubah menjadi jeritan. Pasalnya, gedung yang berlantai V itu tiba-tiba runtuh, Minggu kemarin malam, sekira pukul 20.00 Wib.

Informasi yang dihimpun PR di TKP, awal mulanya kejadian itu diduga diakibatkan banjir yang menimpa Kota Medan pada Jumat silam. Tidak ada korban jiwa akibat runtuhnya gedung Akbid Senior Medan ini. Namun, kondisi gedung yang belantai V, yang bercat biru langit itu hancur akibat reruntuhan.

Janter Siahaan, selaku Ketua Yayasan Akbid Senior Medan mengatakan, bahwa sebelumnya pihaknya sudah curiga dengan melihat kondisi gedung. Karena, setelah genangan air setinggi hampir dua meter pada Jumat lalu itu sudah terlihat kepanikan. “Memang udah agak goyang gedung ini, karena air nya hari itu besar kali,’ ujar nya saat dilokasi.

Masih kata lelaki yang mengenakan kemeja kotak-kotak krem lengan pendek ini, jumlah mahasiswi yang didalam gedung pada saat kejadian itu berkisar kurang lebih seribu orang.

Disisinggung, apa langkah berikutnya dalam situasi proses belajar mengajar, Janter mengatakan pihaknya akan meliburkan untuk sementara para anak didiknya yang mayoritas perempuan itu. “Terpaksalah kita liburkan untuk sementara ini,’ ujarnya.

Akibat rubuhnya bangunan yang berlantai V itu, para mahasiswi diungsikan ke Gereja dan Mesjid yang ada di Jl Bahagia itu. Bahkan, para barang-barang milik mahasiswi seperti koper terlihat berserakan diluar gedung. Terlihat pondasi bangunan retak, dan bagian atas hingga kebawah terlihat rusak parah.

MAHASISWA DILIBURKAN

Pasca ambruknya gedung Akademi Kebidanan Senior (Akbid Senior) pihak Yayasan meliburkan mahasiswi di bidang kesehatan D3 itu hingga Kamis. Hal itu dikatakan oleh Janter Siahaan, selaku Ketua Yayasan Kampus.

Tentang pemondokan para mahasiswinya itu, Janter mengaku akan menempatkan para anak didiknya ditempat pengungsian yang ada di Jalan Bahagia (Mesjid dan Gereja-red) dan rumah warga. ‘Sekarang masih kita ungsikan di Gereja dan Mesjid di depan kampus ini,’ ujar Janter.

Tentang pembangunan gedung yang ambruk, Janter yang rambutnya sudah mulai memutih itu menambahkan, bahwa pihaknya akan secepat mungkin membangun kembali asrama para mahasiswi yang rubuh diterjang, pasca banjir.

“Secepatnyalah, supaya bisa langsung belajar seperti semula,’ ujar Janter lagi menjawab PR,. Sementara itu, Winda (20) salah seorang mahasiwi tingkat II, yang ditanyai PR perihal ambruknya gedung tempatnya menimba ilmu di bidang Kebidanan itu mengaku, supaya pihak yayasan secepat mungkin membangun kembali yayasan (Asrama-red) yang sudah ambruk. ‘Yah, permintaan kita secepatnya aja dibangun bang, karena kita pengen belajar lagi biar cepat wisuda,’ ungkap Winda yang mengaku berasal dari salah satu Desa terpencil di Kisaran, Kab Asahan ini.

Perempuan yang mengenakan jilbab ini juga mengaku, bahwa pasca kejadian para mahasiswi yang kurang lebih 300-an di Asrama itu langsung panik, begitu bangunan dari lantai dasar ambruk. ‘Ih gak tau lagilah bang, macam gempa gitu malam tadi. Untuk semua gedung gak runtuh, kalau gak ntah mau jadi apa kami,’ ujar wanita berkulit kuning langsat itu, sembari memegang tas koper yang mengenakan roda itu, yang juga diamini salah seorang temanya Mahasiswi.

B. Siahaan, selaku kordinator Kampus saat dijumpai diareal ambruknya bangunan itu mengaku, bahwa dugaan mereka ambruknya bangunan itu karena diterjang banjir yang kurang lebih setinggi 3 meter menggenangi lantai dasar kampus itu.

Pasalnya, kata B Siahaan ini, gedung kampus yang persis di bibir sungai Babura itu sudah tidak tahan lagi pada waktu banjir menerjang kampus. ‘Bayangkan aja, dulu disini ada 5 tempat tumpukan pepohonan bambu, sekarang gak ada lagi karena sudah tercabut dibawa arus sungai hari itu,’ ungkap B Siahaan.

Lanjutnya, pihaknya kini sudah menurunkan tenaga security kampus untuk berjaga-jaga di gedung yang runtuh. Hal itu untuk menghalau warga yang akan masuk kedalam kampus, yang akan mencuri barang-barang para Mahasiswi disana. “Terpaksalah kita jaga di sini (Pinggir Sungai-red) siapa tau ada warga yang masuk nanti. Karena barang-barang mahasiswi masih di dalam terjebak,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan PR terlihat asrama putri yang mengarah ke bibir Sungai Babura (Mengarah ke Starban Polonia-red) rusak parah. Bangunan yang persis disudut kampus (Kampus bentul Leter L-red) ambruk dari lantai V hingga lantai dasar. Terlihat barang-barang para mahasiswi, seperti baju, koper dan lainya berserakan di gedung yang sudah berdiri kurang lebih 11 tahun itu.

Bukan itu saja, Kampus Swasta milik Prof, Dr DJ Siahaan ini terlihat dipasang Police Line untuk mewanti-wanti para warga masuk kedaerah yang dinyatakan masih kondisi memprihatinkan. (BS)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s