Kedapatan Mencuri Dompet Anak Kos Prajurit TNI-AD Tewas Digebukin Massa


Kedapatan Mencuri Dompet Anak Kos
Prajurit TNI-AD Tewas Digebukin Massa

Medan, Pelita RAKYAT
Seorang Prajurit TNI-AD tewas mengenaskan dimassakan warga Minggu kemarin, subuh, sekira pukul 05.30 Wib. Penyebabnya pun tidak masuk akal. Pasalnya, anggota TNI ini tewas karena kedapatan mencuri dompet seorang anak kos.

Kejadian yang memalukan sekaligus mencoreng TNI ini terjadi di Jalan Pembangunan, Gang Mesjid, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang.

Ceritanya, Minggu subuh, Pratu Surya Darma B Nasution (29), yang informasinya baru dua bulan berdinas di Kesdam I/BB Jl Putri Hijau, datang ke wilayah Jalan Pembangunan Gang Mesjid dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nya.

Anggota TNI yang baru 2 bulan pindah dari Yonif 126/KC Kisaran ini menuju rumah kos-kosan yang dihuni para Mahasiswa dari berbagai Fakultas di beberapa Universitas Medan itu.

Di subuh yang para penghuni kos sedang terlelap tidur itu, sang oknum TNI ini pun langsung mendekati kamar kos khusus laki-laki nomor 3. Waktu itu, Rizky Harahap (19) dan abangnya Abdul Yakup Harahap (22) masih tertidur lelap.

Dengan menggunakan obeng yang sudah disediakanya, Koptu Surya Darma pun mencongkel pintu kamar kos dari luar. Aksi itu sungguh mulus dilakukan oleh prajurit ini, hal itu dikarenakan engsel kunci pintu sangat mudah dibuka karena pintu yang berwarna coklat itu sudah usang.

Prajurit, yang mengenakan baju preman ini pun masuk kedalam kamar.
Seandainya, Koptu Surya Darma tidak membuka dompet milik Abdul tidak dibuka di dalam kamar, pastilah aksinya tidak bakalan ketahuan.

Terbongkarnya perbuatan yang memalukan ini karena pada waktu didalam kamar, Koptu Surya Darma pun membuka dompet kain milik Abdul. Nah, begitu mendengar dompetnya dibuka.

Abdul yang matanya masih terpejam langsung melotot kearah suara berisik itu. Nah, begitu matanya dibuka, seorang lelaki yang mengenakan jaket hitam, dan memakai topi coklat sudah berdiri dipinggirnya.

Mengetahui akan kamarnya dimasuki maling, Mahasiswa Fak Tehnik Semester IV, USU ini langsung berteriak minta tolong. Mendengar teriakan Abdul itu, sesama anak kos yang berada disamping kamarnya pun langsung keluar dari dalam kamarnya masing-masing. Bukan itu saja, warga sekitar yang mendengar teriakan Abdul itu langsung mendekati ke arah kamar Abdul.

Koptu Surya Darma sempat berhasil lari dari dalam kamar Abdul. Namun, sekira 10 meter dari arah kamar yang ditempati Abdul, warga pun langsung menangkap Koptu Surya Darma itu. Bisa dibayangkan, warga yang sudah geram karena ada pencurian dipagi buta langsung memukuli Prajurit TNI ini.

Dalam hitungan detik, warga yang sudah beramai-ramai berdatangan pun ikut juga memukuli Koptu Surya Darma. Dihalaman kos-kosan persisnya didepan kamar yang sudah 3 tahun ditempati Abdul itu, Koptu Surya Darma pun tewas ditempat akibat main hakim warga yang sudah emosi ini.

Sebelum tewas, Koptu Surya Darma sudah memohon ampun supaya tidak dipukuli oleh massa lagi. Dengan menunjukkan kartu anggota di TNI untuk meredam kemarahan massa, warga pun tidak memperdulikan lagi. Mengetahui bahwa maling ini tewas, warga yang kurang lebih 70-an orang ini pun masih terlihat emosi.

Tidak beberapa lama, karena mengetahui kejadian itu Polisi dari Mapolsek Medan Sunggal pun langsung turun ke lokasi kejadian, dan memboyong Koptu Surya Darma ke RS TNI di Jl Putri Hijau Medan. 4 orang dibawa Polisi termasuk Abdul dan adiknya Rizky diperiksa sebagai saksi karena peristiwa yang merenggut nyawa anggota TNI-AD itu.

Saat dijumpai di Mapolsek Medan Sunggal, Abdul mengaku bahwa dirinya tidak ada memukuli anggota TNI itu. “Gak ada kupukuli bang, memang warga tadi pagi rame kali datang memassakan pencuri itu. Memang dia anggota TNI ya bang, tapi kok bodoh kali dia itu ya,” ujarnya kepada PR (BS)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s