UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

DISKRIMINASI TERHADAP WARTAWAN Bupati Didesak Copot Kepala PMD Arogan


DISKRIMINASI TERHADAP WARTAWAN
Bupati Didesak Copot Kepala PMD Arogan

Baturaja, Pelita RAKYAT
Ketua Aliansi Wartawan Mingguan (AWAM) Kabupaten Oku, Udin Harianto mendesak Bupati Kabupaten OKU, Drs Yulius Nawawi untuk segera mencopot Darmawan dari jabatan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Pasalnya, Darmawan dinilai telah menyalahi wewenang jabatannya dengan menugaskan Candra (keponakannya sendiri) sebagai tenaga sukarela untuk melakukan tindakan diskriminasi terhadap wartawan perempuan.

“Tidak cukup dengan minta maaf, dia (Candra) telah melanggar UU Pers No 40 Tahun 1999. Untuk itu, Bupati harus mencopot Darmawan, karena Darmawan adalah orang yang lebih bertanggungjawab (pimpinan) karena telah menempatkan pegawai yang tidak waras di kantornya. Kasus ini harus diproses, karena saya tidak terima anggota saya dilecehkan,” ujar Udin Harianto kepada Pelita RAKYAT.

Kasus perbuatan yang tidak beretika itu sendiri berawal saat wartawati Pelita RAKYAT hendak menemui Darmawan, (Kepala Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa -red) di kantornya, Jalan Penghijauan, Kecamatan Baturaja. Saat wartawan hendak masuk ruangan, tiba-tiba dihadang dan dimaki-maki Candra, anak buah Darmawan.

Tak puas memaki-maki kotor, Candra juga melayangkan dua kali tendangan ke arah muka wartawan. “Pergi apa tidak kamu, kalau tidak saya akan tutup pintu kantor ini, teriak Candra kepada wartawan. Tanpa pikir panjang, saat itu Candra langsung menutup pintu dan menguncinya dari dalam, padahal, para pegawai kantor lagi kerja di dalam.

Tidak lama kemudian, pintu kembali di buka Candra. Lantas Candra berkata, belum pergi kamu ya?. Kalau kamu laki-laki sudah saya hajar kamu, kata candra kepada wartawan. Saat itulah tanpa diduga-duga, Candra mengangkat kakinya setinggi mungkin mengarahkan kearah muka wartawan sampai dua kali.

Sontak, para pegawai yang ada ditempat itu kaget melihat perbuatan biadab Candra terhadap tamu wanita, berbuat yang tidak pantas dilakukan oleh seorang pegawai tenaga sukarelawan. Para pegawai yang melihat spontan berteriak, “jangan kamu berbuat begitu, dia itu perempuan”, ujar para pegawai kepada Candra.

Teriakan para pegawai membela wartawan tersebut rupanya tidak membuat Candra berhenti, bahkan dia mau memukul wartawan. Untungnya beberapa orang pegawai laki-laki memegangi candra. Sebagian lagi, menghampiri wartawan dengan mengatakan, maaf Ibu… Candra orang tidak waras. Prilakunya memang seperti itu sejak dulu, ujar para pegawai.

Para pegawai itu juga mengatakan, besok lagi saja ibu kesini iya kalau ada perlu, kalau tidak nanti saya akan sampaikan kepada bapak (Kepala Badan PMD), kalau ada sesuatu hal yang perlu di sampaikan, ujarnya. Kegilaan Candra rupanya kian menjadi-jadi, saat wartawanpun mau mengambil motor untuk pergi, tetap saja candra dating mengintai dari bagian belakang kantor PMD.

Saat itulah wartawan langsung menghubungi rekan-rekan wartawan, yaitu Herman Sawiran. Wartawan ceritakan kejadian tersebut kepada rekannya Herman Sawiran. Kata Herman, kamu di suruh menghadap Darmawan, Kepala Badan PMD, katanya. Saat Darmawan ditemui, Candra tetap saja membuntuti wartawan setelah keluar dari kantor PMD, Candra dinilai merencanakan jahat. (RED/SRI)

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: