Dirut RSUD Majalengka Murka?


Dirut RSUD Majalengka Murka?

Majalengka, Pelita RAKYAT
Warga miskin di negara ini memang sangat sulit untuk layak hidup. Misalnya, Oom (40), Ibu rumah tangga asal warga Dusun Tanpa Ibun, Desa Girimukti, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka Jawa Barat, tepatnya sekira 30 kilometer dari Majalengka, salah satu pasien Jamkesmas ditolak dan dipermalukan pihak RSUD Majalengka.

Ironisnya, saat hal itu dipertanyakan PR kepada Dirut RSUD Majalengka Alimudin, yang didapat wartawan koran ini malah gaya Alimudin yang sewot bak penegak hukum dengan mengatakan akan mempersiapkan Lowyer (pengacara) menghadapi wartawan apabila ada berita mengenai Jamkesmas yang tidak berkenan.

Keterangan PR dilapangan menyebutkan, pasien Oom yang tidak berdaya, didampingi keluarganya berobat dengan berbekal Kartu Jamkesmas, dengan harapan dapat dirawat karena penyakitnya cukup parah, tapi apa lacur, pelayanan yang didapatkan sangat tragis dan memalukan. Itu terjadi saat karyawan pelayanan RSUD mencoret-coret Kartu Keluarga. Padahal lampiran Surat Rekomendasi Camat sudah lengkap.

Sedih berbaur kekecewaan tertanam di hati keluarganya, karena dengan susah payah mencari bekal untuk kontrak kendaraan yang biayanya ratusan ribu rupiah, akhirnya kandas, sehingga mencari jalan pintas untuk berobat ke RS Juanda yang berada jauh di Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

Untungnya, pihak Rumah Sakit Swasta Juanda dengan legowo menerima pasien Jamkesmas, terbukti Oom bias diterima di RS swasta tersebut. Bahkan kepada PR, Kepala Rumah Sakit (RS) Juanda mengatakan, RS ini mengutamakan pelayanan dahulu, sesuai dengan sumpah Jabatan melayani Medis dalam waktu 2x 24 jam,” kilahnya dengan santun.

Ditempat terpisah jauh sebelum Ibu Oom, seorang Ibu Rumah tangga bernama Casminah yang bertempat tinggal di Blok Rabu Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka yang di duga menderita penyakit Tumor Ganas, terlambat dibawa ke RSUD Majalengka karena prosedur amdinistrasi Jamkesmas di Desa-nya berbelit-belit sehingga meninggal dunia, karena kejadian itu di ketahui para mahasiswa PMII Universitas Islam Majalengka akhirnya mereka demo ke Dinas kesehatan dan RSUD Majalengka yang dinilai lalai mendata para orang miskin untuk memiliki Kartu Jamkesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Gandana Purwana MARS sewaktu dihubungi PR mengaku sangat menyesal dan kecewa atas kinerja karyawan maupun ulah RSUD Majalengka yang dianggap tidak mampu menyelesaikan administrasi pasien Jamkesmas dengan cepat, padahal perang sudah melek setiap pasien yang dibawa ke RSUD.

Gandana mengatakan, jangan khawatirkan pasien Jamkesmas, karena RSUD tidak merugi, setiap pemilik Jamkesmas bernilai jutaan rupiah dan dananya sudah tersedia, ada aturannya, harus di rujuk ke RSU Gunung Jati Cirebon atau ke RSU Hasan Sadikin Bandung.

Dirut RSUD Majalengka Alimudin saat diminta keterangannya seputar pasien Jamkesmas yang ditelantarkan. Alimudin sewot dan arogan dengan mengatakan, pihaknya akan siapkan Lowyer (pengacara) apabila ada berita mengenai Jamkesmas yang tidak berkenan. Sembari menuduh berita-berita dianggap sepihak dan menyudutkan RSUD. “Kami melayani pasien jangankan orang miskin orang gilapun kami layani,”katanya sambil ngeloyor keluar tidak sopan. Itulah ulah seorang Direktur RSUD Majalengka yang kurang etika (Reff)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s