UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Warga Patok Lahan PT Gading Cempaka


KAYUAGUNG, Pelita RAKYAT
Sekitar 800 warga dari Desa Teloko, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), kemarin (30/4) mendatangi lahan PT Gading Cempaka di Jl Sepucuk, perusahaan perkebunan yang bergerak di bidang kelapa sawit. Warga langsung mematok lahan PT Gading Cempaka, sebagai tanda tapal batas antara Desa Kedaton dengan Desa Teloko, untuk mengetahui berapa banyak lahan warga yang sudah dikuasai perusahaan.Warga datang naik tujuh unit bus, dua unit truk dan satu unit mobil pribadi jenis Kijang. Aparat Polres OKI mengawal ketat aksi warga tersebut.Menurut Man, salah satu warga Desa Teloko, mereka tak bermaksud berdemo.” Lahan ini sudah dikuasai oleh PT Gading Cempaka, jika batas desa tidak jelas maka akan berimbas pada pembagian kebun plasma,” ujarnya. Dijelaskanya, permasalahan tapal batas ini sudah berlangsung sejak 2007, tapi hingga kini belum ada penyelesaian dari Pemda OKI. ”Pemda sangat lamban menentukan tapal batas desa, tapal batas itu penting, karena akan berkaitan langsung dengan pembagian kebun plasma nanti, terpaksa kami membuat patok sendiri,” jelasnya.
Lahan yang dikuasai oleh PT Gading menurutnya seluas 24.2371 hektare, ini termasuk di Desa Teloko, sebagian lahan sudah ditanami sawit. ”Wilayah kebun plasma tersebut untuk di Kecamatan Kayuagung berada di tiga desa, yakni Desa Teloko, Desa Lubuk Dalam dan Kelurahan Kedaton, agar pembagian plasma itu jelas, maka batas desa harus jelas, karena ini tanah adat,” ungkapnya. Setelah memasang patok, ratusan masyarakat langsung membubarkan diri.Sementara perwakilan manajemen PT Gading Cempaka,Mulyono, mengaku tidak tahu menahu masalahnya. ”Ratusan warga datang mau pasang patok, kami persilakan saja, masalah lebih detailnya saya kurang tahu mas,” ujarnya singkat. Bupati OKI Ir H Ishak Mekki,MM melalui Kabag Pemerintahan Arif Akhadi mengatakan, permasalahan tapal batas antara Kecamatan Kayuagung dengan Kecamatan Pedamaran, pemkab sudah meminta kedua pihak untuk bermusyawarah. Terutama warga desa yang saling
berbatasan, yakni Desa Lubuk Dalam dan Kelurahan Kedaton Kecamatan
Kayuagung dengan warga Desa Cinta Raja, Desa Sukadamai dan Desa Srinanti Kecamatan Pedamaran.”Musyawarah masih terus berjalan kedua belah pihak hampir menemui kata sepakat, tetapi memang ada warga yang tidak mau bersabar,” jelasnya. (SE/mh)

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: