Ulubalang Menurut Adat Batak Sudah Terlupakan di Samosir


Ulubalang Menurut Adat Batak Sudah Terlupakan di Samosir

Oleh : Drs. MH. Sinaga/Ketua LSM “Pedang Keadilan” Kab. Samosir

Legenda Adat Batak termasuk di Kab. Samosir akhir-akhir ini sudah mulai terlupakan yaitu pimpinan (Petugas) Ulubalang dimana pada zaman penjajahan belanda masih eksis di daerah Kab. Samosir bahkan di daerah Tapanuli, karena Ulubalang besar perannya sampai tingkat Desa (Kampung) untuk menjaga ketertiban Desa dibawah kepemimpinan Raja-raja di daerah tersebut seperti Raja Bius, Kenegerian (Kepala Negeri), Raja Paidua (yang sering disebut Raja Pandua).

Ulubalang seorang Raja salah satu yang urgen dalam posisi untuk mengamankan suatu daerah di Bius, Kenegerian dan di Desa. Dalam kebijakan Raja-raja pada zaman dahulu kala masih terjadi perselisian antar Bius, Kenegerian dan Desa (Kampung) dan tidak hanya itu saja juga antar suku (Marga) sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masing-masing.

Ulubalang yang sering disebut juga “Hupas” sebenarnya dapat terlupakan karena setelah zaman kemerdekaan komposisi struktur di daerah Batak Toba sudah pudar karena dulunya Raja Kenegerian dirobah menjadi Kepala Pemangku Kepala Negeri dan Raja Pandua dirobah menjadi Kepala Kampung (Kepala Desa red). Di Kab. Simalungun menjadi kepala Nagori (Desa) maka dengan adanya perobahan ini struktur kerajaan ditingkat Kenegerian, Raja Pandua menjadi berobah, sebagai contoh di tingkat Desa strukturnya berobah menjadi kepala Desa dan sekretaris juga dilengkapi dengan perangkap Desa.

Hanya yang penting kita garis bawahi dan menjadi bahan pemikiran tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan segenap marga-marga di Wilayah Kab. Samosir untuk mengidupkan kembali budaya batak toba khususnya tentang keberadaan ULUBALANG sampai tingkat Pedesaan, karena disamping menghidupkan kembali juga meningkatkan kelestarian budaya Batak dan Kepariwisataan di Kab. Samosir tentunya harus bekerja sama dengan Pemerintah Kab. Samosir.

Polres Samosir telah menempatkan beberapa Desa di Kab. Samosir yaitu Polisi masuk Desa dan mereka ini dituntut berbaur dan berkordinasi dengan pimpinan Desa (Kepala Desa) dan masyarakat dalam mewujudkan ketertiban dan keamanan Desa, juga peningkatan pembangunan di tingkat Pedesaan, apabila diperlukan oleh masyarakat setempat Polri harus siap untuk membantunya.

Jika hal ini perlu digali kembali dan dibentuk sampai tingkat Pedesaan bahkan tingkat dusun perlu kerjasama yang baik karena tugas ini harus terlebih dahulu dimusyawarahkan dengan Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh-tokoh lainnya di Desa melalui Lembaga Adat Dalihan Natolu (LADN).

Menurut penulis Drs. MH. SINAGA yang juga mantan Wakil Ketua Lembaga Adat Dalihan Natolu (LADN) Kab. Tobasa juga ketua LSM “ Pedang Keadilan” Kab. Samosir, Pembentukan ULUBALANG ini sangat mudah dibentuk jika semua elemen masyarakat dan pimpinan daerah Kab. Samosir bergandeng tangan dalam pembentukannya, karena semuanya rencana ini harus didukung oleh biaya (Dana) dan tidak hanya itu saja bahwa jika ini terbentuk ULUBALANG turut berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan Pemerintahan.

Pembangunan dan Kemasyarakatan di Kab. Samosir dan DPRD Kab. Samosir sebagai wakil rakyat pelu menyambut dan mendukung masukan ini karena akhir-kahir ini masyarakat Kab. Samosir menganggap bahwa ketertiban dan pembangunan semata-mata itu tugas Pemerintah dan pihak keamanan saja. Maka jika ini terwujud pembentukannya ULUBALANG dituntut dan turut bertanggung jawab kegiatan Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan di Kab. Samosir. S e m o g (**)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s