Atut-Rano Karno Hadirkan 600 Saksi ke MK


“Saksi-saksi merupakan saksi fakta yang melihat, mendengar dan mengalami sendiri.”
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih, Ratu Atut-Rano Karno, akan menghadirkan sekitar 600 saksi untuk membantah keterangan pihak pemohon, yakni pasangan Wahidin Halid-Irna dan Jazuli-Muzaki dalam sidang lanjutan yang akan digelar pukul 08.00 WIB di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, hari ini. Ratu Atut dan Rano Karno menganggap keterangan itu sebagai kebohongan.

“Saksi-saksi merupakan saksi fakta yang melihat, mendengar, dan mengalami sendiri, yaitu masyarakat. Hanya sedikit sekali yang merupakan birokrat, apalagi tim sukses atau tim pemenangan,” ujar kuasa hukum Atut-Rano, Arteria Dahlan kepada VIVAnews.com di Jakarta, Senin malam, 14 November 2011.

Selain 600 saksi, Atut-Rano juga akan membawa ribuan dokumen bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan menurut hukum.

Secara umum, Arteri melanjutkan, ada dua hal utama yang akan dibuktikan melalui saksi-saksi. Pertama, membuktikan bahwa tuduhan terhadap Atut-Rano adalah tidak benar dan jauh dari fakta hukum, bahkan cenderung manipulatif.
Kedua, membuktikan bahwa yang nyata-nyata melakukan pelanggaran-pelanggaran yang bersifat masif terstruktur dan sistematis adalah kedua pemohon tersebut.

“Hampir seluruh dalil penggugat jauh dari logika hukum yang sangat sederhana saja, seperti pada masalah DPT, software, penggelembungan, dan sebagainya. Bahkan, saksi-saksi yang dihadirkan oleh pihak penggugat cenderung bukan saksi fakta, bahkan cenderung sarat rekayasa,” jelasnya.

Arteria mengatakan, pihaknya secara terang, jelas dan rinci akan membongkar kebohongan demi kebohongan pihak penggugat.

Pihaknya juga akan membeberkan fakta dan kejadian sebenarnya terkait dengan Pemilukada Banten, sekaligus pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Wahidin Halim-Irna dan Jazuli-Muzaki, yang cenderung tidak siap kalah dan menghalalkan segala cara guna berkuasa.

“Tunggu saja keterangan yang akan disampaikan saksi-saksi klien kami. Kami juga akan buktikan bahwa klien kami telah menang secara terhormat, melalui proses yang begitu bermartabat dalam suasana Pemilukada yang begitu hebatnya,” ucapnya. (art)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s