Dugaan korupsi e-KTP dilaporkan ke KPK


Government Watch (GOWA) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan adanya dugaan korupsi terkait proses pengadaan e-KTP atau KTP elektronik yang merupakan proyek Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri).

Direktur Eksekutif GOWA Andi W Syahputra di Jakarta Selasa mengatakan bahwa ada dugaan upaya pemenangan terhadap satu konsorsium perusahaan dalam proses pelelangan proyek e-KTP tersebut.

Menurut dia, apabila dugaan korupsi benar terjadi pada pengadaan KTP elektronik tersebut mulai dari proses perencanaan, pengajuan anggaran hingga pelaksanaan lelang, maka diperkirakan kerugian negara dapat mencapai Rp1 triliun.

“Semua diarahkan pada pengaturan dukungan pada satu konsorsium perusahaan,” kata Andi.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalam investigasi yang dilakukan oleh GOWA sejak bulan Maret hingga Agustus 2011, ditemukan dugaan kolusi pada penyelenggaraan lelang pengadaan e-KTP tahun 2011 yang lakukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Audit forensik GOWA, ujar Andi, menemukan adanya 11 penyimpangan, pelanggaran, dan kejanggalan yang kasat mata dalam pengadaan lelang tersebut. Klarifikasi fakta penyimpangan dilakukan dalam tiga tahapan lelang selama proses pelaksaan pengadaan e-KTP.

Tiga tahapan tersebut mulai dari sebelum pelaksanaan lelang, penyelenggaraan lelang, hingga pelaksaan pekerjaan yang dilelang.

Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi sendiri telah meminta kepada KPK untuk terus mengawasi proyek e-KTP yang memiliki nilai RP6 triliun tersebut, termasuk hingga terkait pengadaan barang dan jasa NIK.
(ant)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s