Dewan Pers : Upah Wartawan Harus Sesuai UMP


Ketua Komisi Hukum dan Perundangan Dewan Pers, Wina Armada Sukardi, menyatakan perusahaan pers wajib memberikan upah kepada wartawan dan karyawannya sesuai dengan upah minimum provinsi minimal 13 kali setahun.

“Bagi perusahaan pers yang tidak memberikan upah sesuai UMP berarti melanggar peraturan standar perusahaan pers dan berarti tidak menghargai nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat pers,” kata Wina usai sosialiasasi penerapan standar kompetensi wartawan di Palangka Raya, Selasa.

Dengan demikian, tuturnya, perusahaan tersebut bukan perusahaaan yang memenuhi standar, karena tidak bisa melaksanakan kewajibannya sehingga tidak dapat memenuhi kaidah di dalam masyarakat pers.

Disinggung mengenai sanksi terhadap perusahaan pers yang tidak dapat memenuhi kewajibannya terhadap wartawan, Wina mengatakan Dewan Pers baru membentuk sistem terkait hal tersebut.

Tentu sanksi ini harus juga dipikirkan mekanismenya, yang bukan dalam bentuk pidana tapi perusahaan semacam ini tidak dianjurkan untuk berpraktek karena tidak mempunyai kemampuan, tegasnya.

Dijelaskannya, standar perusahaan pers disusun untuk mewujudkan kemerdekaan pers yang profesional sebagai pedoman agar pers mampu menjalankan fungsi media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial dan sebagai lembaga ekonomi.

Ditambahkannya kemerdekaan pers adalah milik rakyat sehingga harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, standar kompetensi wartawan yang merupakan salah satu wujud dari satu pelaksanaan kemerdekaan pers.

Hanya dengan wartawan yang kompeten maka pelaksanaan kemerdekaan pers dijaga dan wartawan yang memiliki standar kompetensi saja yang melaksanakan kode etik dengan benar dan membuat berita secara profesional, ujarnya.

Dalam hal ini, jika kepentingan publik dijaga tanpa standar kompetensi maka wartawan bukannya melaksanakan kemerdekaan pers tapi justru bisa mencederai, mengganggu dan malah merusak.

“Oleh karena itu masyarakat pers sudah sepakat bahwa standar kompetensi wartawan harus segera dilaksanakan dalam waktu secepatnya,” ucapnya.

Karena setelah wartawan memiliki kompetensi maka akan jelas menempatkan posisi sebagai profesi yang profesional sehingga berhak dengan segala kehormatan, hak dan kewajibannya.

Standar kompetensi wartawan adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas kewartawanan.

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s