Sampai kapan Percaloaan di Samsat berhenti?


WAJIB PAJAK KELUHKAN PELAYANAN SAMSAT BEKASI
Sejumlah wajib pajak (WP) mengaku mengeluhkan sistem pelayanan di Samsat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang berbelit-belit dan masih maraknya praktik pungutan liat (pungli) dan percaloan diduga dilakukan oleh petugas dan biro jasa (BJ).

Praktik pungli ini mulai terjadi dalam pengurusan di cek fisik kendaraan bermotor, mutasi dan loket surat ketetapan pajak (SKP)

Misalnya dalam pengurusan cek fisik kendaraan bermotor WP dipungut biaya yang besarnya Rp20.000 sampai Rp30.000 perkendaraan oleh diloket cek fisik.

Tidak sampai distu, praktik pungli berlangsung. Dalam pengurusan mutasi kendaraan dari Kabupaten Bekasi ke daerah tujuan. WP harus membaya biaya Rp100.000-200.000. Belum lagi proses pengurusan yang berbelit-belit dan tidak jelas kapan berkas kendaraan dikirim.

”Pengurusan di Samsat Kabuapten Bekasi berlarut-larut,” kata Sukron salah seorang wajib pajak kepada Batak Pos, Sabtu (4/4). Diperkirakan Samsat Bekasi mengurus sekitar 100 pemohon pajak kendaraan. Padahal jelas Sukron pengurusan mutasi, kendaraan di Samsat DKI Jakarta tidak berbelit-belit.

”Saya mengurus di Samsat Jakarta tidak berbelit-belit, tidak seperti yang terjadi di Samsat Bekasi,”jelas Sukron. Menurut Sukron, dalam pengurusan fiskal ketetapan pajak, WP diminta untuk menunggu proses duplikat. Duplikat baru akan keluar, padahal dalam pengurusan di Kantor Samsat lain tidaklah seperti itu.

”Di Samsat lain fiskal langsung dapat dan kenapa disini tidak. Memang ada perbedaan?” ujarnya sambil menggerutu.

Selain itu, banyak petugas di loket salinan pajak kendaraan yang tidak berada ditempat pada jam kerja. Bahkan mereka terlihat berbicara dengan sesama petugas. ”Ketika saya tanya, katanya sambil menunggu paraf (tandatangan, red) dari atas,” tutur Sukron.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Drs Bambang Hendarso Danuri telah meluncurkan program yang diberi nama Quick Win (pelayanan cepat) bagi masyarakat. Pelayanan Quick Win ini diharapkan bisa memberikan pelayan Polri agar dapat semakin dipercaya oleh masyarakat. Namun kenyataan dilapangan, praktik pungli dan percaloan masih terjadi.

Sementara itui, Kasubsi Samsat Kabupaten Bekasi AKP Tifa ketika dikonfirmasi Batak Pos, Minggu (5/4) menolak untuk berkomentar. ”Maaf ini bukan ibu Tifa, dan ibu Tifa tidak ada,” kata orang yang mengaku bernama Diyah sambil menutup selularnya (HP).

Sementara itu, pengamat kepolisian yang juga Ketua Indonesia Polis Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, harapan Kapolri dengan meluncurkan Quick Win belum efektif dikerjakan bawahannya.

”Langkah Kapolri belum sepenuhnya di jalankan oleh jajarannya dan Polri belum sepenuhnya mau berubah kenapa adanya praktik pungli lantaran ada sesuatu dari situ dan tugas kepolisian serta konsepnya haruslah berjalan dan bila ada yang menghalang-halangi harus dicopot. Seperti dalam pengurusan SIM dan STNK masih ada percaloan. Padahal, adanya reformasi yang menghambat selama ini karena mereka (petugas yang bermain, red) disitu dan merasa birokrasi dihalang-halangi oleh mereka yang mengakibatkan konsep tidak jalan. Kapolri harus mengevaluasi ulang dan melakukan pergantian,” kata Neta.

Menurut Neta, rencana pemerintah pada tahun 2009 ini akan memberikan uang intensif tambahan kepada Polri. Hal ini akan sia-sia bila tidak dibarengi dengan kinerja yang baik. ”Pemerintah harus seleksi dulu dan bila tidak akan sia-sia, apabila Polri tidak melakukan perbaikan dalam pelayanan kepada masyarakat. Intensif itu akan percuma juga dan terutama jajaran polantas kinerjanya belum baik karena adanya pungli masih marak,” jelasnya. uji

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s