Jaksa Dijebak KPK?


Kejagung Koordinasi dengan KPK Soal Jaksa DSW

Saya sudah memerintahkan inspektur pengawasan, untuk menemui Direktur Penyidikan pada KPK

Jakarta  – Kejaksaan Agung melalui Bidang Pengawasan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kebenaran barang bukti yang disita dari tangan Jaksa DSW yang diduga uang suap.”Saya sudah memerintahkan inspektur pengawasan, untuk menemui Direktur Penyidikan pada KPK,” kata Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy di Jakarta, Senin.

Seperti diketahui, Kejagung menduga adanya upaya penjebakan terhadap Jaksa DSW oleh KPK, yang diduga menerima uang dari salah satu pegawai bank BUMN.
Bahkan besaran uang atau barang bukti, sempat dipertanyakan Kejagung karena informasi yang ada menyebutkan hanya Rp1 juta bukannya Rp50 juta.
Jamwas juga menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangerang selaku pimpinan dari Jaksa DSW, Kasie Pidum Kejari Tangerang dan Kasie Intel Kejari Tangerang.
Untuk internal kejaksaan sudah diperiksa, tapi pemeriksaan untuk eksternal, yakni supir Jaksa DSW dan pegawai salah satu BUMN, belum bisa disimpulkan, katanya.
Kejaksaan Agung mempertanyakan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penangkapan Jaksa DSW yang terkesan adanya kesengajaan penjebakan.
“Nanti akan saya tanyakan (ke KPK),” kata Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy di Jakarta, Jumat (18/2).
Marwan juga mempertanyakan besaran uang yang disita dalam penangkapan KPK itu, karena informasi yang diperolehnya besaran uangnya hanya Rp1 juta.
“Kalau tidak sebesar itu (Rp50 juta), dijebak dia (Jaksa DSW). Kalau dijebak, yang menjebaknya bisa kena Pasal 56 ayat (2) KUHP yakni memberikan kesempatan orang untuk melakukan tindak kejahatan,” katanya. (ant)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s