UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

Tulisan Sebelumnya


Oknum Perawat Pungli Dimutasi, Komisi D Tidak Puas

  • CIKARANG PUSAT – Akhirnya ada ketegasan dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi Suwarno terhadap oknum perawat yang melakukan pungli pada pasien pemegang Jamkesda.
  • Oknum perawat tersebut dimutasi dari posisi kerjanya. Namun Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi merasa tak puas dengan sanksi tersebut. Nabrih, berharap pemecatan lebih tepat untuk menimbulkan efek jera pada perawat lain yang berniat melakukan pungli.
  • Suwarno mengatakan, sanksi yang dia berikan sudah tepat sebagai langkah awal. Dia juga membuat surat pernyataan untuk perawat pelaku pungli tersebut yang isinya akan dilakukan penurunan pangkat dan penangguhan gaji, “Surat pernyataan itu berlaku untuk semua karyawan RSUD juga.
  • Kalau ternyata oknum perawat itu melakukan pungli lagi, maka akan kami serahkan ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dan direkomendasikan agar dipecat,” ucap Suwarno.
  • Suwarno mengaku di lingkungan RSUD Kabupaten Bekasi sering terdengar kabar pungli. Namun, kata dia baru kali ini ada laporan dari pasein yang membuktikan pungli memang terjadi di RSUD Kabupaten Bekasi.
  • Untuk itu, kata Suwarno, dirinya akan membuka akses langsung pelapor pungli di RSUD pada dirinya. ”Saya akan sosialisasikan pada pasien pemegang kartu Jamkesda atau Jamkesmas kalau berobat itu gratis.
  • Jadi, kalau ada pasien pemegang kartu Jamkesda atau Jamkesmas yang merasa dirugikan, bisa langsung melapor ke saya,” paparnya.
  • Suwarno juga mengatakan, uang pungli dari pasien RSUD pemegang kartu Jamkesda, Dadi Rohadi (54) juga sudah dikembalikan utuh Rp810 ribu.
  • Namun bagi anggota Komisi D Nabrih, berbagai tindakan yang dilakukan Direktur RSUD Kabupaten Bekasi tersebut pada pelaku pungli dirasa belum cukup.
  • Menurut Nabrih, kalau sanksi hanya sebatas mutasi posisi atau jabatan, dikhawatirkan belum membuat efek jera. “Kita ingin ada efek jera dan sebagai pembelajaran buat yang lainnya.
  • Menurut saya, seharusnya oknum perawat pungli itu diberikan sanski pemecatan. Kalau tidak begitu, hal seperti ini (pungli) akan muncul kembali. Persoalan ini akan kami pantau terus,” tegasnya. (enr)
Iklan

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: