Kepsek SMAN Campaka Bantah Terima Gaji Honor “Buta”


Kepsek SMAN Campaka Bantah Terima Gaji Honor “Buta”

Purwakarta, Jayapos News

Bupati Kabupaten Purwakarta Dedi Mulyadi dihimbau untuk segera menganti Kepala SMA Negeri Campaka, Drs. Marseno jika benar dia terbukti jarang masuk (absen) memimpin sekolah tersebut dan masih menerima honor kepala sekolah. Keluhan itu disampaikan oleh tokoh masyarakat dan para orangtua murid SMAN Campaka, kepada Jayapos News, Kamis, (8/4).

Namun saat hal itu dikonfirmasikan langsung kepala SMA Negeri Campaka, Kab Purwakarta Drs. Marseno. Dengan tegas Marseno membantah keras telah menerima gaji honor “buta” dari jabatan sebagai kepala sekolah. “walapun saya jarang masuk memimpin SMA Negeri Campaka, tidak benar kalau saya dituding menerima gaji honor buta, itu salah. Selama ini saya telah mempercayakan wakil kepala sekolah yang mewakili saya memimpin SMA Campaka itu, saya juga kan sibuk memimpin SMA Negeri 2, Sadang, Purwakarta “ujar Marseno kepada Jayapos News, diruang kerjanya dan melalui telepon, baru baru ini.

Lebih jauh Marseno menjelaskan, “sah sah saja saya menerima honor sebagai kepala sekolah, kan untuk soal tanda tangan dan keperluan lainnya memakai tanda tangan saya. Jadi bukan anda yang menilai, “ujar Marseno. Kata Marseno, “gedung SMAN Campaka belum ada, masih numpang di gedung SMP Negeri 1 (satu) Campaka karena anggaran dari pemerintah untuk membangun gedung dan untuk tempat gedung belum ada sampai sekarang, “katanya.

Sementara itu, keterangan yang berhasil dikumpulkan menyebutkan gaji honor yang diperoleh Kepala SMAN Campaka sekira lebih Rp 1 juta setiap bulannya. Bahkan menurut Ahmad, salah seorang tokoh masyarakat Purwakarta menilai, sudah sangat tidak pantas jika kepala sekolah jarang masuk memimpin masih mau menerima honor. Seharusnya Kepala Sekolah tidak pantas menerima honor kalau dia jarang masuk. Kecuali dia rutin masuk memimpin sekolah, “tegasnya.

Hasil pantauan Jayapos News dilingkungan sekolah SMAN Campaka, “ banyak orangtua murid yang hendak menemui Kepala Sekolah Marseno tidak berhasil karena dia jarang masuk. Bahkan banyak orangtua murid yang tidak mengenal kepala sekolah Marseno sampai sekarang. Bahkan menurut orangtua murid, jika memang kepala sekolah Marseno jarang masuk, seharusnya Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mencari penganti kepala sekolah yang baru. Lebih cepat lebih baik, “tegas Yani, orangtua murid kepada Jayapos Newa, baru baru ini. (son)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s