UNIONPERS
KRIMINAL
PROFIL UNIONPERS

KORUPSI


demokorupsi
Tim Pembela KPK Laporkan Kabareskrim
Tim pembela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (kiri) saat diterima Sekretaris Komisi Kepolisian Nasional Adnan Pandu Praja di Jakarta, Jumat (18/9).
Jakarta – Tim Pembela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
“Kami melihat ada konflik kepentingan dalam penanganan kasus pimpinan KPK,” kata Juru Bicara Tim Pembela KPK, Bambang Widjojanto di gedung Kompolnas, Jakarta, Jumat.
Sebelumnya, dua pimpinan KPK, Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri. Mereka diduga menyalahgunakan wewenang dalam penerbitan dan pencabutan status pencegahan terhadap pengusaha Djoko Tjandra, serta pencegahan pengusaha Anggoro Widjojo.
Bambang Widjojanto menjelaskan, konflik kepentingan yang dialami Susno diawali ketika dirinya mengetahui bahwa dia terkait dengan penanganan kasus Bank Century yang sedang ditangani oleh KPK.
Bahkan, Bambang menjelaskan, ada dugaan pihak kepolisian sudah menetapkan status pimpinan KPK, meski belum memiliki bukti yang cukup.
“Jadi bukti belum kuat lalu didorong dan targetnya (pimpinan KPK) jadi tersangka supaya diberhentikan sementara,” kata Bambang.
Dia menyebut rencana sistematis itu disebut sebagai upaya untuk menjadikan pimpinan KPK sebagai target operasi (TO) sejak awal.”Itu yang dimaksud TO,” kata Bambang.
Bambang juga menjelaskan, Bareskrim di bawah kepimpinan Susno juga terkesan mencari-cari kesalahan pimpinan KPK.
Hal itu bisa dilihat dari kasus yang disangkakan kepada pimpinan KPK selalu berganti-ganti. Perubahan itu disebabkan kasus yang disangkakan kepada pimpinan KPK tidak terbukti.
Dalam laporannya, Tim Pembela KPK menyertakan sejumlah bukti dugaan konflik kepentingan dan sejumlah pelangaran prosedur yang dilakukan oleh Kabareskrim dalam menangani kasus yang menyeret pimpinan KPK.
Laporan itu diterima oleh Sekretaris Kompolnas, Adnan Pandu Praja. Pandu menyatakan, Kompolnas akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami akan segera mengklarifikasi laporan ini kepada pihak-pihak terkait,” kata Pandu.
Klarifikasi itu akan dilakukan dengan upaya meminta keterangan kepada pihak yang menjadi pelapor dan terlapor.
Pandu mengusulkan, Tim Pembela KPK juga melaporkan hal itu kepada Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, sehingga proses pengusutan terhadap Kabareskrim bisa lebih menyeluruh.(ant*)

About unionpers

ORGANISASI WARTAWAN UNIONPERS BERDIRI SEJAK TAHUN 2004, AKTA NOTARIS : No 01/05/10/2005, MARLIANSYAH, SH, E-mail: unionpers@yahoo.com, REKENING BANK MANDIRI NO : 132 00 1264034-9, CABANG SADANG, PURWAKARTA ATAS NAMA REKSON HERMANTO (BENDAHARA)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BERITA

%d blogger menyukai ini: