APJ PLN Purwakarta


Lagi, Pelanggan PLN Persero AJP Purwakarta Nunggak Rp 8,25 Miliar

TUNGGAKAN pelanggan PLN hingga bulan agustus ini mencapai Rp 8,25 miliar. Hal itu berdasarkan pendataan PLN APJ Purwakarta untuk pelanggan diwilayahnya. Bahkan jumlah tunggakkan itu sedikit meningkat dibandingkan dengan tahun lalu.

Manajer PLN Persero AJP Purwakarta, Indra Sofnil, baru baru ini mengatakan atas masalah tunggakan itu sebenarnya pihaknya telah melakukan kerja sama dengan pemkab setempat dan intens melakukan sosialisasi agar membayar listrik tepat waktunya. Namun kendati demikian, kata Sofnil jumlah tunggakan malah lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya. “Segala upaya termasuk himbauan sudah kami lakukan. Tapi, tunggakan listrik masih juga tetap tinggi,” Akunya.

Dikatakannya, jumlah tagihan yang belum diterima itu merupakan hasil pendataan dimana setiap tanggal 20 setiap bulannya pelanggan harus melunasi tagihannya. Bahkan setelah dihitung-hitung jumlah tunggakan pelanggan terhadap APJ Purwakarta mencapai Rp 8,25 miliar. Bahkan menurutnya, angka tagihan itu merupakan pembayaran dari 123.834 pelanggan dari jumlah keseluruhannya yang mencapai 475.325 pelanggan. “Mereka pun sudah diberikan surat peringatan untuk segera melunasi pembayaran listriknya,”tegasnya,

Sementara itu saat disinggung menggugah kesadaran masyarakat, kata Sofnil kini pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemkab diwilayah kerjanya. Menurutnya respon Bupati Purwakarta pun cukup baik lantaran sudah mengirimkan surat kepada seluruh para camat agar tunggakan listrik yang ada di daerahnya menjadi beban kecamatan.

Ditambahkannya, dengan lancarnya pembayaran tagihan listrik dari pelanggan, maka program PLN dalam memenuhi kewajibannya terhadap pelanggan maupun pemerintah daerah dapat dipenuhi seperti pemenuhan kebutuhan jaringan penerangan umum dan lainnya. “Selain itu, kami pun telah mengerahkan pihak ketiga (outsourcing) untuk melakukan pencatatan meteran listrik dengan diberikan kompensasi yang besar. Sehingga hal ini diharapkan untuk menghindari adanya perbedaaan tagihan antara yang tercatat dengan yang ada di meteran,”kata dia.

Selain itu, PLN sekarang akan memberikan sanksi tegas kepada pihak ketiga yang lalai atau sembrono dalam melakukan pencatatan pemakaian listrik pelanggan. “Saya akui masih adanya perbedaan yang terjadi untuk itu kami akan memberikan sanksi yang tegas kepada pihakl ketiga yang melaksanakan pekerjaan tersebut,”tukasnya. (kutip)

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s