Megawati


megawati
Megawati Institute – ”Percepatan Jalan Menuju Kemakmuran” inilah tema pidato yang disampaikan ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri didepan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Hotel Four Seasons Jakarta pada hari Jumat 13 Februari 2009. Dalam pidatonya Megawati menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi pada dasarnya memiliki dua dimensi penting yang saling berkaitan yaitu adanya pertumbuhan (growth) baik dalam kualitas maupun kuantitas dan adanya proses perubahan (changes) diberbagai bidang kehidupan sosial budaya, ekonomi/bisnis maupun politik menuju kearah yang lebih baik. Kedua dimensi tersebut harus berjalan seiring dan saling bersinergi. Karena kelambatan pada salah satu dimensi akan memunculkan ketidakseimbangan (disequilibrium), yang lambat laun akan menimbulkan tantangan (challenges), ancaman (threats) bahkan berujung pada bahaya (dangers) terhadap upaya keberlanjutan dari pembangunan itu sendiri.

Indonesia sebagai negara besar telah memiliki arahan yang dirumuskan oleh para founding fathers dalam menuju cita-cita luhur tujuan berbangsa dan bernegara sebagaimana yang tertuang di pembukaan UUD 1945 berikut pasal-pasal didalamnya seperti pasal 33 dan 34. Yang merupakan landasan ideologis kebijakan ekonomi yaitu : (1) Memajukan kesejahteraan umum, (2) Mencerdaskan kehidupan bangsa, Serta (3) Perekonomian yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Prinsip-prinsip dasar tersebut menunjukan adanya unsur kemandirian yang sangat kental dengan sifat inklusif yaitu dari semua, oleh semua, dan untuk semua. Dan juga berdasarkan modal dasar yang dimiliki (SDA dan SDM).
Dalam kesempatan ini Megawati juga mengatakan pembangunan ekonomi Indonesia harus sekaligus dapat mengejawantahkan watak dan jati diri sebagai bangsa yang memiliki corak seperti (1) berkepribadian dan berkebudayaan Indonesia, (2) Berjiwa patriotik, (3) Bersemangat gotong-royong, (4) Berjiwa pelopor, dan (5) berbudi luhur, bersahadja dan mengutamakan kejujuran.
Pada pidatonya Megawati Soekarnoputri menyebutkan kebijakan dan strategi pembangunan ekonomi 5 tahun kedepan yang akan digulirkan apabila masyarakat Indonesia memberi kepercayaan kepada PDI Perjuangan untuk melanjutkan kebijakan-kebijakan pembangunan yang sempat tertunda yang pernah dijalankan pada periode 2001-2004. Kebijakan PDI Perjuangan ini disebut dengan kebijakan 2-8, yang dijalankan dengan dua prioritas misi melalui delapan langkah strategis.
Megawati menyatakan bahwa imbas dari krisis keuangan global awalnya dipicu oleh sub-prime mortage cisis di Amerika Serikat. Tetapi faktanya menunjukan bahwa hal itu diperparah oleh ketidakmampuan dan ketidaksigapan pemerintah dalam mengatasi krisis. Meski faktor eksternal berperan penting, sesungguhnya faktor yang tak kalah penting adalah kemampuan untuk mengantisipasi dinamika ekonomi global, membangun tata kelola (governance) yang tepat untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan sekitar, dan kemampuan melaksanakan program-program ekonomi yang menuntut koordinasi kuat (strong coordination) dan ketegasan (decisiveness). Megawati juga menyebutkan bukti-bukti perkembangan ekonomi terkini seperti tingkat inflasi yang tinggi, depresiasi nilai tukar, terkoreksinya harga saham gabungan, hilangnya cadangan devisa, dan sebagainya.
Diakhir pidatonya Megawati menghimbau bahwa kita tidak boleh cepat puas diri dengan apa yang sudah kita lakukan, dan berprinsip “good is not enough when better is possible”

Iklan

Penulis: Harian Warta Nasional

Saya, Rekson Hermanto, Pemimpin Redaksi Harian Warta Nasional mengucapkan selamat datang di website harianwartanasional.com. harianwartanasional.com merupakan situs berita online yang secara resmi berdiri pada bulan Agustus 2014, di bawah manajemen PT. Nasional Tritunggal Jayautama (Koran Harian Warta Nasional). Pada dasarnya harianwartanasional.com menyajikan berita dan memiliki konten yang selaras dengan koran Harian Warta Nasional. Namun, berita yang dikemas dalam portal berita ini lebih mengarah kepada pembaca yang ingin membaca berita secara cepat, akurat, dan efisien dalam hal waktu. Berita dikemas sedemikian rupa sehingga menjadi lebih pendek dan lebih mudah dinikmati para pembaca di internet. Kami berbenah dengan menyuguhkan kepada pembaca yang budiman berita berita aktual, tajam, kristis dan terpercaya dan terus berupaya melaksanakan pembaruan dalam berbagai bidang pemberitaan yang profesional, guna membentuk jati dirinya sebagai “Jurnalist Tangguh”. Hal ini terkait dengan amanat UU PERS No 40 Tahun 1999 yang telah menempatkan posisi dan fungsi “Jurnalis Tangguh” sebagai sosial kontrol yang bebas dari pengaruh pihak manapun, Independen”. Oleh karena itu, keberadaan Website harianwartanasional.com mengimformasikan data yang tersaji di dalamnya dan diharapkan bisa membantu kita semua untuk lebih memahami peran, posisi, serta fungsi Jurnalis, dalam upaya penegakan hukum di negara kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s