Tarif Naik, Layanan Buruk, Warga Desak Direktur PDAM Bekasi Dicopot.

Air PDAM di Perumahan Graha Asri Cikarang Timur Kab Bekasi sejak hari minggu kemarin sampai saat ini tidak dapat mengalir dengan sempurna , tapi yang anehnya pembayaran rekening air terus membengkak itu belum lagi kenaikan tarif PDAM sebesar 19% yang akan di berlakukan sejak pembayaran pada bulan juni tahun ini. ”Sebaiknya cabut saja sekalian aliran air PDAM keperumahan Graha Asri atau di ganti saja Direkturnya, kalau memang PDAM sudah tidak sanggup untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat” cetus salah satu Ibu rumah tangga yang tidak mau di tulis namanya kepada sentana terkait layanan PDAM Bekasi yang pelanggannya sekitar 78 ribu KK di Perumahan Graha Asri itu ujar pada selasa ( 10 / 5 ) kemarin di Cikarang .

Menurutnya , PDAM Bekasi memberikan pelayanan sangat bobrok sekali kepada masyarakat pelanggannya , tapi yang herannya saya setiap bayar air selalu mahal, contohnya bulan Mei ini saja saya harus bayar rekening air sebesar Rp 315 ribu , tapi karena mahal saya belum bayar sementara air saja sangat jarang sekali mengalir dengan baik ke Perumahan Graha Asri ini .

Dikatakannya, permasalahan PDAM yang memberikan pelayanan bobrok kepada masyarakat di Perumahan Graha Asri padahal sudah di bawa masyarakat perumahan ini ke Komisi C DPRD Kab Bekasi namun saya herannya sampai saat ini tidak ada juga ujung pangkalnya, karena menurut informasi pihak PDAM hanya berjanji tapi tidak pernah menambah debit airnya ke Perumahan Graha Asri. “ Saya sangat berharap , kalau memang di PDAM Bekasi itu ada aset Pemda yang jauh lebih besar sebaiknya di cabut saja dan PDAM berdiri sendiri di Kab Bekasi,” “dengan cara ini kemungkinan pelayanan yang baik dapat di berikan kepada masyarakat Kab Bekasi , apa lagi bulan juni ini tarif air PDAM akan naik sebesar 19 % berarti kita membayar rekening semakin mahal sementara pelayanannya semakin bobrok,” umpatnya.

Cholik anggota Komisi A DPRD Kab Bekasi yang di konfirmasi sentana melalui telp selularnya mengatakan, “Dalam waktu dekat ini kami dari Komisi A akan memanggil Direktur PDAM Bekasi yang memberikan pelayanan yang kurang baik namun pembayaran rekening air terus membengkak , ini semua harus dapat di pertanggung jawabkan oleh pihak PDAM.”

Sementara itu Jonly Nahampun Koordinator Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintahan Daerah (LP3D) Cab Bekasi mengatakan , sejak awal pengangkatan Direktur PDAM kami sudah melakukan aksi penolakan Wahyu sebagai Direktur PDAM karena kurang profesional , maka itu di minta kepada Pemkab dan Kota Bekasi untuk segera mengganti Wahyu sebagai Direktur PDAM Bekasi pinta Jonly .

Direktur PDAM Bekasi Wahyu Prihantono yang di konfirmasi Harian Umum Sentana melalui pesan singkatnya mengatakan bahwa , pihak PDAM Bekasi dalam waktu dekat ini akan menjalin kerja sama dengan pihak Jababeka agar debit air di Perumahan Graha Asri dapat di tingkatkan sehingga pelayanan yang baik dapat di berikan kepada pelanggan yang ada. (Sentana)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s