DALAM HAL ADANYA DUGAAN PELANGGARAN HUKUM TERHADAP KARYA JURNALISTIK YANG DILAPORKAN/ DIADUKAN MASYARAKAT, MAKA PENAGGUNGJAWAB HUKUM DITUJUKAN KEPADA “PENANGGUNGJAWAB” INTITUSI PERS BERSANGKUTAN. MERUJUK PADA UNDANG UNDANG PERS PASAL 12 YANG DIMAKSUD “PENANGGUNGJAWAB” ADALAH PENANGGUNGJAWAB PERUSAHAAN PERS YANG MELIPUTI BIDANG USAHA DAN REDAKSI. DALAM HAL PELANGGARAN PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN PERS, MAKA PERUSAHAAN TERSEBUT DIWAKILI OLEH PENANGGUNGJAWAB. APABILA PIHAK KEPOLISIAN MENERIMA PENGADUAN PERKARA PIDANA YANG MENYANGKUT KARYA JURNALISTIK, MAKA MENURUT UNDANG – UNDANG PERS TIDAK PERLU MENYELIDIKI SIAPA PELAKU UTAMA PERBUATAN PIDANA (menjadikan wartawan tersangka-red), MELAINKAN LANGSUNG MEMINTA PERTANGGUNGJAWABAN DARI PENANGGUNGJAWAB SEBAGAI PIHAK, SEBAGAI PIHAK YANG HARUS MENGHADAPI PROSES HUKUM. TTD KETUA DEWAN PERS. //(Kutipan dari www.dewanpers.org)

HALO…SALAM KENAL SEMUANYA.
Kami organisasi kewartawanan UNIONPERS mengajak saudara saudara yang tinggal di daerah Kabupaten Purwakarta, Subang dan Karawang untuk berbagi info atas kejadian yang terjadi dilingkungan tempat tinggal saudara atas kasus apa saja yang belum dipublikasikan media.

SUARA PEMBACA ini menampung semua keluhan anda dan akan kami publikasi di koran koran terbitan nasional dan lokal sesuai dengan tulisan yang masuk ke redaksi. Nama anda akan kami jaga kerahasiaanya sesuai dengan etika UU No 40 Tahun 1999, (Nama Nara Sumber Tidak Dipublikasikan). Caranya, kirim unek-unek anda apa saja ke alamat email: unionpers@yahoo.com

Khusus untuk rublik Dunia Pendidikan, kami juga menerima tulisan pengaduan orangtua murid terkait pungutan liar (pungli) yang salah satunya bisnis Buku Pelajaran (Buku Paket atau Buku Latihan Lembar Kerja Siswa) dilingkungan sekolah termasuk Koperasi Sekolah di tingkat SD, SMP dan SMU atau Koperasi Sekolah. Karena Sesuai dengan Permendiknas No 2 Tahun 2008, Buku apapun tidak boleh diperjual-belikan dilingkungan sekolah yang melibatkan guru, pengurus koperasi dan sebagainya.

SEKOLAH MENITIPKAN BUKU DI WARUNG.
Dihimbau kepada orangtua murid/anak didik agar supaya tidak membeli buku atas titipan Kepala Sekolah, Guru dan Pengurus Koperasi untuk jenis buku paket dan buku LKS (Lembar Kerja Siswa) di warung-kios kios rokok atau ditempat poto copy yang ada di sekitar sekolah tempat belajar. Jika anda membelinya, itu berarti anda ikut mempersubur tindak pidana korupsi para oknum pengajar. Kenapa tidak?. Buku-buku titipan tidak lepas dari penyimpangan, kerjasa antara sekolah/ koperasi sekolah dengan pengusaha buku untuk mendapatkan keuntungan melalui harga buku dan upah jual (persentase penjualan yang mencapai 40 persen.).

Nah, jika menemukan kasus tersebut di atas, segera laporkan atau tulis nama sekolah, harga buku dan kalau ada poto copy bukti pembayaran segera kirimkan ke redaksi ini di email : unionpers@yahoo.com

TTD.
UNIONPERS

All, .
Siapapun pasti tahu kalau hidup tidaklah mudah. Apalagi kalau mengandalkan pekerjaan yang tidak `halal`. Hal itulah yangdicoba untuk diungkapkan dibuku kisah jurnalis, bertajuk .. ….//GABUNG YOO.

<a href=

Hibah SD

Indonesia Dapat Hibah Pendidikan Satu Miliar Dolar

Bogor – Indonesia akan mendapatkan hibah untuk pendidikan dasar sebesar sekitar satu miliar dolar AS atau sekitar Rp9,5 triliun dalam waktu dekat, kata Deputi Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Nina Sardjunani.

“Kita akan mendapatkan hibah cukup besar hampir satu miliar dolar AS untuk pendidikan dasar dari European Commision dan AUS Aid. European Comision akan menghibahkan sekitar 400 juta euro, dan AUS Aid sekitar 400 juta dolar AS,” kata Nina Sardjunani dalam acara temu media dengan Bappenas di Bogor, Jumat.

Ia mengatakan, hibah ini untuk menangani pendidikan dasar di Indonesia. Menurut dia, jumlah siswa untuk pendidikan dasar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) sekitar 40 juta orang yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia.

Nina Sardjunani menjelaskan, kedua lembaga pemberi hibah tersebut telah menyetujui untuk memberikan hibah dalam konstruksi “Jakarta Commitment”, dimana Indonesia yang menentukan syarat-syaratnya serta perencanaan hibah tersebut.

“Dalam melaksanakan hibah dipandu oleh prinsip-prinsip Jakarta Commitment, kita yang leading (memimpin), jadi rencana kita lah yang kita jadikan acukan,” katanya.

Ia menambahkan dalam hibah ini yang menjadi acuan adalah rencana strategis yang berasal dari kementerian/lembaga yang mengurusi pendidikan dasar yaitu Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Departemen Agama (Depag).

“Mereka sudah mau mengikuti perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja. Pemberi hibah sangat baik bekerja sama dengan kita, menjunjung tinggi profesionalisme, nanti akan difinalkan masing-masing renstra baik Depdiknas maupun Depag,” katanya.

Sementara itu, untuk pemantauan pelaksanaan pemanfaatan hibah itu akan dilakukan oleh masing-masing direktorat dengan mitra kerja mereka. (ant)

Awas Air Minum Kemasan

13 Depot Air Minum Tercemar Bakteri

Depok – Dari 40 depot air minum isi ulang yang diteliti oleh Dinas Kesehatan Kota Depok, Jawa Barat, 13 diantaranya diketahui tercemar bakteri sehingga dinyatakan tidak layak konsumsi.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Depok, Elin Herlina, di Depok Rabu, penelitian mengenai kesehatan depot air minum itu dilakukan melalui uji bakteriologi, kimia, dan fisika terhadap 40 depot di Depok pada Agustus.

“Ketiga belas air depot itu hanya lolos uji fisika,” katanya.

Depot yang lolos pengujian bakteriologi seharusnya kadar bakterinya 0 persen, yang lolos dan memenuhi persyaratan layak minum fisika diuji dari tingkat suhu, bau, rasa, kekeruhan, dan total padatan terlarut.

Sementara, dari pengujian kimia, kadar timbal tidak boleh lebih dari 0,01 mg/liter dan kadar katmium tidak boleh lebih dari 0,003 mg/liter.

Hasil uji bakteriologi, ketiga belas depot air minum tersebut mengandung bakteri ecoli sebesar 10 persen dan bakteri coliform sebesar 22,5 persen.

Sementara dari hasil uji kimia, ketiga belas depot air minum yang tidak memenuhi syarat layak minum mengandung timbal dan katmium dari batas normal.

Menurut dia, kandungan bakteri, kimia, dan fisika yang mencemari air minum terjadi diantara proses penyaringan airnya yang tidak bersih, dan peralatan yang tidak terawat.

Dampaknya menurut dia, dapat menghambat fungsi kognitif pada anak, pertumbuhan tinggi yang terganggu, gangguan pendengaran, dan intelegensia.

Ia mengharapkan para pemilik depot air minum ini secara rutin merawat peralatan penyaringan dan kebersihan proses penyaringan, untuk menjaga air minum menjadi layak dikonsumsi.
(ant)

elang

elangparipurna-dpr-140909

KORUPSI

demokorupsi
Tim Pembela KPK Laporkan Kabareskrim
Tim pembela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (kiri) saat diterima Sekretaris Komisi Kepolisian Nasional Adnan Pandu Praja di Jakarta, Jumat (18/9).
Jakarta – Tim Pembela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol Susno Duadji ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
“Kami melihat ada konflik kepentingan dalam penanganan kasus pimpinan KPK,” kata Juru Bicara Tim Pembela KPK, Bambang Widjojanto di gedung Kompolnas, Jakarta, Jumat.
Sebelumnya, dua pimpinan KPK, Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri. Mereka diduga menyalahgunakan wewenang dalam penerbitan dan pencabutan status pencegahan terhadap pengusaha Djoko Tjandra, serta pencegahan pengusaha Anggoro Widjojo.
Bambang Widjojanto menjelaskan, konflik kepentingan yang dialami Susno diawali ketika dirinya mengetahui bahwa dia terkait dengan penanganan kasus Bank Century yang sedang ditangani oleh KPK.
Bahkan, Bambang menjelaskan, ada dugaan pihak kepolisian sudah menetapkan status pimpinan KPK, meski belum memiliki bukti yang cukup.
“Jadi bukti belum kuat lalu didorong dan targetnya (pimpinan KPK) jadi tersangka supaya diberhentikan sementara,” kata Bambang.
Dia menyebut rencana sistematis itu disebut sebagai upaya untuk menjadikan pimpinan KPK sebagai target operasi (TO) sejak awal.”Itu yang dimaksud TO,” kata Bambang.
Bambang juga menjelaskan, Bareskrim di bawah kepimpinan Susno juga terkesan mencari-cari kesalahan pimpinan KPK.
Hal itu bisa dilihat dari kasus yang disangkakan kepada pimpinan KPK selalu berganti-ganti. Perubahan itu disebabkan kasus yang disangkakan kepada pimpinan KPK tidak terbukti.
Dalam laporannya, Tim Pembela KPK menyertakan sejumlah bukti dugaan konflik kepentingan dan sejumlah pelangaran prosedur yang dilakukan oleh Kabareskrim dalam menangani kasus yang menyeret pimpinan KPK.
Laporan itu diterima oleh Sekretaris Kompolnas, Adnan Pandu Praja. Pandu menyatakan, Kompolnas akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami akan segera mengklarifikasi laporan ini kepada pihak-pihak terkait,” kata Pandu.
Klarifikasi itu akan dilakukan dengan upaya meminta keterangan kepada pihak yang menjadi pelapor dan terlapor.
Pandu mengusulkan, Tim Pembela KPK juga melaporkan hal itu kepada Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, sehingga proses pengusutan terhadap Kabareskrim bisa lebih menyeluruh.(ant*)

Bumi Dibombardir Dengan Angin Surya

matahariSingapura – Matahari dapat mendera Bumi dengan angin kuat yang dapat mengganggu komunikasi, penerbangan dan saluran listrik bahkan ketika Matahari berada dalam tahap “tenang” di lingkaran 11-tahunnya.
Beberapa pengamat sejak lama telah menggunakan jumlah titik surya di permukaan Matahari untuk mengukur kegiatannya. Jumlah titik Matahari mencapai puncak pada apa yang disebut maksimum surya, kemudian turun untuk mencapai minimum selama satu lingkaran.
Pada puncaknya, lidah api surya yang sangat kuat dan badai geomagnetik menyemburkan sangat banyak energi ke antariksa, menggilas ladang magnetik yang melindungi Bumi, merontokkan satelit, mengganggu komunikasi dan mengakibatkan pancaran cahaya warna-warni.
Namun para ilmuwan di National Center for Atmospheric Research di Amerika Serikat dan University of Michigan mendapati bahwa Bumi dibombardir dengan angin surya secara gencar tahun lalu kendati Matahari berada pada tahap yang sangat tenang.
“Matahari terus mengejutkan kita,” kata Sarah Gibson dari High Altitute Observatory di pusat itu dan pemimpin penulis studi tersebut. “Angin surya dapat menghantam Bumi seperti selang pemadam bahkan ketika jelas-jelas tak ada bintik surya.”
Para ilmuwan sebelumnya mengira sebagian besar arus energi tersebut hilang saat lingkaran surya mendekati minimum.
Gibson dan timnya, yang juga meliputi para ilmuwan dari NOAA dan NASA, membandingkan pengukuran dari jeda minimum surya saat ini, yang diambil pada 2008, dengan pengukuran minimum terakhir surya pada 1996.
Penelitian itu, yang disiarkan di dalam Journal of Geophysical Research, terbitan paling akhir, mendapati kelaziman arus berkecepatan tinggi selama minimum surya pada 2008 tampaknya berkaitan dengan tatanan Matahari saat ini.
Saat jumlah bintik surya berkurang selama beberapa tahun belakangan ini, banyak lubang besar terbentuk di permukaan Matahari di dekat garis tengahnya. Arus berkecepatan tinggi yang berhembus dari lubang itu menelan Bumi selama 55 persen masa studi pada 2008, dibandingkan dengan 31 persen pada masa studi 1996.
Satu arus partikel yang terpancar dapat berlangsung selama 7 sampai 10 hari, kata studi tersebut.
“Pengamatan baru dari tahun lalu mengubah pemahaman kami mengenai betapa jeda tenang surya mempengaruhi Bumi dan bagaimana serta mengapa ini mungkin mengubah dari satu lingkaran ke lingkaran lain,” kata penulis bersama studi itu Janet Kozyra dari University of Michigan.(ant*)